Menjadi reseller bisa jadi pilihan karena tidak perlu modal besar untuk stok barang. Cukup kerja sama dengan supplier dan fokus pada promosi lewat media sosial atau marketplace.
6. Hampers atau Parcel Lebaran
Mengirim hampers sudah jadi tradisi untuk keluarga, teman, atau rekan kerja. Isi hampers bisa disesuaikan, misalnya kue kering, sirup, snack premium, atau perlengkapan ibadah.
Kreativitas dalam pengemasan sangat penting supaya produk terlihat menarik dan berbeda dari yang lain.
7. Minuman Kekinian untuk Berbuka
Baca Juga:Sahur dan Berbuka Anti Boncos: Pilihan Bahan Murah Tapi Tetap Bergizi Untuk Anak KosDari Jalan Kampung ke Jalan Raya: Fenomena Takbir On The Road yang Menghidupkan Suasana Idul Fitri
Selain takjil tradisional, minuman kekinian juga punya pasar yang besar. Es kopi susu, thai tea, matcha latte, atau minuman buah segar bisa jadi pilihan.
Gunakan kemasan yang menarik dan pastikan rasa konsisten agar pelanggan puas. Lokasi strategis atau promosi online bisa membantu meningkatkan penjualan.
8. Dekorasi & Aksesori Ramadan
Banyak orang ingin suasana rumah terasa lebih hangat dan meriah saat Ramadhan.
Kamu bisa menjual hiasan dinding bertema islami, lampu hias, banner ucapan, atau taplak meja khusus Lebaran. Produk handmade biasanya punya nilai tambah karena terlihat unik dan eksklusif.
Pada akhirnya, Ramadhan adalah momen yang tepat untuk mulai belajar berwirausaha, sekaligus menambah penghasilan dengan cara yang positif.
Keberhasilan usaha bukan hanya soal besar kecilnya modal, tapi bagaimana kita mengelolanya. Pelayanan yang ramah, kualitas yang terjaga, dan promosi yang konsisten bisa membuat usaha kecil berkembang dengan cepat.
Ramadhan adalah momen yang tepat untuk mulai belajar berwirausaha, sekaligus menambah penghasilan dengan cara yang positif.
