5. Pintar Memilih Asupan
Terakhir, kendalikan konsumsi garam dan penyedap rasa berlebih saat mengolah menu sahur.
Makanan yang terlalu asin akan meningkatkan tekanan osmotik dalam sel tubuh, yang secara otomatis memicu rasa haus yang sangat menyiksa bahkan sebelum tengah hari.
Hindari pula godaan makanan manis yang berlebihan seperti kue-kue atau teh dengan gula pekat saat sahur.
Baca Juga:Edukasi Berakhir Intimidasi, Seorang Personel Damkar di Teror Usai Membagikan Video Edukasi Kegunaan HelmPecinta Udang Wajib Tahu! Inilah 10 Olahan Udang Sederhana Cocok Untuk Menu Buka Puasa
Manisnya gula mungkin terasa nikmat di lidah, namun ia adalah pengkhianat energi yang akan membuat Anda merasa sangat lemas ketika efek manisnya menghilang.
Dengan memadukan karbohidrat kompleks sebagai pondasi, protein sebagai pilar kekuatan, serat sebagai penjaga ritme, dan hidrasi yang terencana, Anda telah menyusun sebuah strategi pertahanan tubuh yang tangguh.
Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa sahur adalah bentuk kasih sayang kita terhadap tubuh agar tetap bisa menjalankan ibadah dan kewajiban pekerjaan dengan maksimal.
Keseimbangan nutrisi dan kesadaran akan apa yang kita masukkan ke dalam tubuh adalah kunci utama.
Dengan menerapkan pola makan pintar ini, puasa tidak lagi menjadi beban fisik yang melelahkan, melainkan sebuah proses pembersihan diri yang membuat tubuh terasa lebih ringan, segar, dan tetap penuh energi dari terbit fajar hingga tenggelam matahari.
Selamat mencoba pola sahur yang lebih sehat dan rasakan perbedaannya pada produktivitas harian Anda.
