JATINANGOR EKPRES – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program-program kemaslahatan di wilayah Kecamatan Jatinangor.
Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Al Amin, Desa Hegarmanah, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dony menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan menjalani ibadah puasa hingga hari ke-14 Ramadan.
Baca Juga:UPZ Kecamatan dan Desa di Cimanggung Dikukuhkan, Legalitas Amil Zakat Kini Kian KuatPenguatan Dapur MBG Jadi Sorotan Bupati Sumedang Tekankan Dampak Ekonomi Lokal
Ia berharap seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan kelancaran hingga akhir bulan suci.
“Tujuan puasa adalah agar kita menjadi pribadi yang bertakwa. Takwa bukan hanya diucapkan, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” ujarnya.
Ia menekankan, Bulan Suci Ramadan harus menjadi sarana perubahan diri. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan amarah, mengendalikan hawa nafsu, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Kalau puasa kita tidak membawa perubahan, berarti ada yang perlu kita evaluasi. Mari nikmati Ramadan ini, nikmati tarawihnya, tadarusnya, sedekahnya, dan bayangkan seolah-olah ini Ramadan terakhir kita agar semakin semangat beribadah,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan Safari Ramadan. Ia mengingatkan para ASN agar selalu mempermudah urusan rakyat.
“Kalau kita mempermudah urusan rakyat, Allah akan mempermudah urusan hidup kita. Kalau kita membantu mengatasi kesulitan rakyat, Allah akan mengatasi kesulitan kita,” tegasnya.
Selain penguatan spiritual, Bupati juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di musim hujan, termasuk ancaman demam berdarah. Ia mengimbau warga untuk rutin melaksanakan gerakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur) guna memberantas sarang nyamuk.
Baca Juga:Jelang Idulfitri, GPM Jadi Ikhtiar Tekan Harga dan Jaga Daya Beli WargaBencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
Tak hanya itu, ia meminta aparatur kecamatan, desa, hingga RT/RW aktif menyampaikan informasi prakiraan cuaca kepada warga, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir. “Tugas pemimpin adalah menjaga dan melindungi keselamatan warganya,” katanya.
Terakhir dalam bidang lingkungan, Bupati mengajak masyarakat membudayakan Jumat Bersih, memilah sampah organik dan anorganik, serta menjaga saluran air agar tidak tersumbat demi mencegah banjir.
