Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah, tak terasa langkah kaki kita sudah membawa kita sampai di malam ke-23. Jika diibaratkan maraton, kita sudah berada di kilometer terakhir menuju garis finis. Biasanya, di fase ini banyak yang mulai kehabisan napas, barisan saf di masjid mulai maju, dan godaan beristirahat makin kuat. Namun, malam ini ada kabar gembira bagi kita yang tetap berdiri tegak.
Mari kita ingat landasan utama kita: Rasulullah SAW menjamin bahwa siapa pun yang melaksanakan shalat Tarawih karena iman dan mengharap pahala Allah, maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni (HR. Bukhari & Muslim). Setiap rakaat adalah cara kita menghapus noda masa lalu agar kembali bersih.
Khusus pada malam ke-23 ini, terdapat motivasi dahsyat. Dalam Kitab Durratun Nasihin disebutkan bahwa Allah SWT akan membangunkan sebuah kota di dalam surga bagi siapa saja yang melaksanakan shalat Tarawih. Bayangkan, bukan sekadar rumah atau istana, melainkan satu kota utuh.
Baca Juga:Prediksi Skor LaLiga: Espanyol vs Real OviedoPrediksi Skor Piala FA West Ham vs Brentford Duel Penutup Ronde ke-5
Di dunia, kita mungkin bekerja puluhan tahun hanya untuk mencicil satu unit rumah. Namun, dengan keistiqomahan di malam ganjil ini, Allah menawarkan investasi yang jauh lebih megah. Ini bukti betapa Allah menghargai setiap lelah, pegal di kaki, dan kantuk yang kita tahan demi beribadah kepada-Nya.
Apalagi malam ke-23 adalah waktu potensial turunnya Lailatul Qadar. Mari kuatkan niat; anggaplah setiap sujud malam ini adalah bata-bata yang sedang menyusun kota kita di surga kelak. Semoga kita termasuk orang-orang yang berhak menempati janji indah tersebut. Amin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
