Beneran Seirit Itu? Intip Konsumsi BBM Daihatsu Rocky Hybrid yang Bikin Warga Jatinangor Penasaran!

Beneran Seirit Itu? Intip Konsumsi BBM Daihatsu Rocky Hybrid yang Bikin Warga Jatinangor Penasaran!
Daihatsu Rocky Hybrid sedang diuji coba di jalanan perkotaan, menampilkan teknologi mesin 1.200cc WA-VEX dan baterai generator yang diklaim mampu mencapai konsumsi BBM hingga 34,8 km/liter. (Foto: Dosway)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Daihatsu Rocky Hybrid menjadi mobil elektrifikasi yang menggabungkan tenaga baterai dan bensin. Perkawinan antara performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta otomotif yang mendambakan kendaraan irit namun bertenaga.

Sistem hybrid ini membuat motor listrik bertugas menggerakkan kendaraan, sementara mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.

Rocky Hybrid menggunakan mesin bensin 1.200cc WA-VEX yang terintegrasi dengan baterai sebesar 177,8 volt serta transmisi khusus hybrid transaxle. Tenaga maksimal mobil ini bisa mencapai 106 PS dengan torsi maksimum menyentuh 170 Newton meter (Nm), menjadikannya sebagai pemilik torsi terbesar di kelasnya.

Baca Juga:Siap War Tiket Siang Ini? Kemenhub Tambah Kuota Mudik Gratis 2026, Cek Daftar Kota Tujuan dan Terminalnya di SMau Dessert Unik untuk Lebaran? Intip Resep Ketupat Pancake Es Krim Mochi ala Pemenang Dessert Master Wannabe!

Baterai yang digunakan memiliki daya 0,74 kWh. Berdasarkan mode pengujian WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle), penggunaan bahan bakarnya mencapai 28 km/liter. Bahkan, mobil ini bisa mencatatkan angka lebih fantastis yakni 34,8 km/liter berdasarkan pengujian JC08 (Japan Cycle 08).

Namun, perlu dicatat bahwa metode pengukuran yang digunakan adalah dengan melihat data real-time dari MID (Multi Information Display) kendaraan. Angka capaian konsumsi BBM tersebut tentu masih bisa diperdebatkan jika dibandingkan dengan metode pengukuran full-to-full.

Dalam sesi test drive, pengujian dilakukan dengan kondisi normal melewati rute kombinasi yang biasa dilalui masyarakat perkotaan. Medan yang ditempuh beragam, mulai dari jalan menanjak dan menurun, lalu lintas lancar maupun macet, hingga kondisi jalan paving block maupun aspal. Kondisi berkendara pun dilakukan secara wajar dengan AC tetap menyala normal dan membawa penumpang sebanyak 3 hingga 4 orang.

0 Komentar