Lima Warga Terlantar di Papua, Tiba di Sumedang, Bupati: Jangan Mudah Tergiur 

Lima Warga Terlantar di Papua, Tiba di Sumedang, Bupati: Jangan Mudah Tergiur 
Lima Warga Terlantar di Papua, Tiba di Sumedang, Bupati: Jangan Mudah Tergiur 
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Lima warga Kabupaten Sumedang yang sempat terlantar di Papua akhirnya kembali ke kampung halaman. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika di Pos Pelayanan Terpadu Polres Sumedang, kawasan Terminal Ciakar Sumedang, Jum’at (13/3/2025) malam.

Bupati Dony mengungkapkan rasa syukur karena kelima warga tersebut dapat kembali ke Sumedang dengan selamat setelah sebelumnya mengalami kesulitan saat bekerja di Kabupaten Yahukimo, Papua.

“Alhamdulillah malam hari ini saya bersama Pak Kapolres menerima kedatangan lima warga Sumedang yang kemarin terlantar di Papua, tepatnya di Yahukimo. Sekarang sudah sampai di Sumedang berkat bantuan Pak Gubernur Jawa Barat, kemudian dijemput oleh Dinas Kesehatan Sumedang serta dukungan dari Pak Kapolres dan Pemda Sumedang,” ujar Dony.

Baca Juga:Transformasi UMKM Lewat Rumah BUMN Bandung: Perjalanan Strategis Cikopi Mang Eko Menuju Kurasi BRIncubatorSinergi BRI RO Bandung dan BO Jatibarang: Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Menurutnya, kelima warga tersebut awalnya berangkat ke Papua karena tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji besar. Mereka dijanjikan bekerja di wilayah perkotaan, namun setelah tiba justru ditinggalkan oleh pihak yang merekrut mereka.

“Mereka ini sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan di Sumedang. Karena sedang tidak ada pekerjaan, ada yang menawarkan kerja dengan upah besar dan katanya tidak di pedalaman. Ternyata setelah berangkat, mereka justru ditinggalkan,” katanya.

Setibanya di Sumedang, kelima warga tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim Dinas Kesehatan. Hal ini dilakukan karena selama berada di Papua mereka mengalami berbagai kesulitan, bahkan salah satunya sempat terserang malaria.

“Alhamdulillah sekarang semuanya sudah kembali dan dalam keadaan sehat. Nanti akan dicek kesehatannya, kemudian diantar ke rumah masing-masing supaya bisa berkumpul dengan keluarga dan menjalankan puasa serta Lebaran bersama,” tambahnya.

Bupati Dony menegaskan, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas.

“Ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Masyarakat harus lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Mudah-mudahan ke depan mereka bisa bekerja di Sumedang dan sekarang bisa berbahagia berkumpul dengan keluarga menjelang Lebaran,” ungkapnya.

0 Komentar