Lima Warga Terlantar di Papua, Tiba di Sumedang, Bupati: Jangan Mudah Tergiur 

Lima Warga Terlantar di Papua, Tiba di Sumedang, Bupati: Jangan Mudah Tergiur 
Lima Warga Terlantar di Papua, Tiba di Sumedang, Bupati: Jangan Mudah Tergiur 
0 Komentar

Kapolres Sumedang Sandityo turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dari pihak yang tidak jelas, terutama yang menjanjikan pekerjaan di luar daerah dengan imbalan besar.

“Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap calo-calo yang menawarkan pekerjaan di luar daerah. Jangan mudah tergiur. Jika ada penawaran kerja dari orang yang tidak dikenal, sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian agar bisa kami cek kebenarannya,” ujarnya.

Ia menilai kejadian seperti ini kemungkinan tidak hanya terjadi sekali. Banyak kasus serupa yang tidak terungkap karena tidak diketahui publik.

Baca Juga:Transformasi UMKM Lewat Rumah BUMN Bandung: Perjalanan Strategis Cikopi Mang Eko Menuju Kurasi BRIncubatorSinergi BRI RO Bandung dan BO Jatibarang: Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

“Yang ini mungkin diketahui karena sempat viral. Namun bisa saja masih ada kejadian lain yang serupa. Karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati,” katanya.

Ke depan, Kapolres bersama Bupati Sumedang juga berupaya membantu mencarikan pekerjaan bagi kelima warga tersebut di wilayah Sumedang agar tidak perlu kembali bekerja jauh ke luar daerah.

“Insyaallah kami akan mencoba menyalurkan mereka ke beberapa perusahaan atau tempat kerja yang ada di Sumedang,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga yang dipulangkan, Dedi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan mereka hingga kembali ke Sumedang dengan selamat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa pulang. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, terutama pak Gubernur Jawa Barat, Pak Bupati dan Pak Kapolres yang sudah memfasilitasi sehingga kami bisa kembali ke Sumedang dengan selamat dan berkumpul lagi dengan keluarga,” ucapnya. (red)

0 Komentar