JATINANGOR EKSPRES – Momen Idul Fitri identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera.
Mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng, hingga aneka kue kering tersaji di hampir setiap rumah. Tidak heran jika banyak orang cenderung makan lebih banyak dari biasanya saat Lebaran.
Namun di balik kelezatannya, beberapa makanan khas Lebaran ternyata mengandung kadar lemak, gula, dan santan yang cukup tinggi.
Baca Juga:Hal Sederhana Tapi Berdampak Besar, 5 Kebiasaan Ini Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia5 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak Anak dan Dukung Pertumbuhan Motorik
Jika dikonsumsi secara berlebihan, hal ini bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, seperti membuat tubuh terasa lemas, perut tidak nyaman, hingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Karena itu, penting untuk tetap bijak dalam memilih makanan, serta mengetahui alternatif yang lebih sehat agar momen Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan.
Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi saat Lebaran beserta alternatifnya.
1. Opor dan Makanan Bersantan
Opor ayam dan berbagai makanan bersantan memang menjadi menu wajib saat Lebaran. Namun, santan mengandung lemak yang cukup tinggi jika dikonsumsi berlebihan.
Sebagai alternatif, cobalah mengolah ayam dengan cara direbus, dipanggang, atau dibuat sup. Selain lebih ringan, cara memasak ini juga membantu mengurangi asupan lemak tanpa mengurangi nilai gizi.
Dengan begitu, tubuh tetap mendapatkan nutrisi tanpa merasa terlalu berat setelah makan.
2. Gorengan
Gorengan seperti bakwan, risol, atau keripik sering menjadi camilan saat berkumpul bersama keluarga. Namun makanan yang digoreng cenderung mengandung minyak berlebih yang bisa membuat tubuh terasa cepat lelah dan tidak nyaman.
Baca Juga:Jelang Lebaran, Pengunjung Los Pakaian di Pasar Tanjungsari Turun hingga 30 PersenResep Ayam Rebus Siram Cabai Menu Buka Puasa Simpel yang Bikin Nagih!
Sebagai pengganti, pilih makanan yang dikukus atau dipanggang. Selain lebih sehat, tekstur dan rasanya tetap bisa dinikmati tanpa harus khawatir dengan kandungan minyak yang tinggi.
3. Kue Kering Manis
Kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju memang sulit untuk ditolak. Namun, kue-kue tersebut umumnya mengandung gula dan mentega dalam jumlah yang cukup tinggi.
Jika dikonsumsi terlalu banyak, hal ini bisa membuat kadar gula dalam tubuh meningkat. Sebagai alternatif, cobalah mengonsumsi buah segar yang mengandung gula alami serta serat yang baik untuk pencernaan.
Buah juga membantu memberikan rasa segar setelah menikmati makanan berat.
