Kenapa Beli Rumah Sekarang Susah Banget? Kenali Dampak Inflasi dan Jebakan Gaya Hidup

Kenapa Beli Rumah Sekarang Susah Banget? Kenali Dampak Inflasi dan Jebakan Gaya Hidup Media Sosial!
Ilustrasi perbandingan daya beli uang akibat inflasi, menunjukkan tantangan generasi muda dalam memiliki properti pribadi di tengah tren budaya sewa dan cicilan kredit.
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Zaman sekarang, banyak banget orang yang ketika ingin mendapatkan suatu barang seperti motor, mobil, rumah, dan lain-lain mengambil jalan kredit, utang, atau sewa. Budaya sewa sendiri sudah melekat di Indonesia, seperti sewa rumah dan kos-kosan.

Menurut riset, keadaan keuangan yang tidak baik, pemahaman uang yang buruk, dan harga-harga yang tak masuk akal menjadi alasan utama seseorang untuk mengambil langkah sewa. Kita selalu melihat orang tua zaman dulu sangat mudah untuk mendapatkan barang seperti rumah. Saat kita dewasa, ukuran rumah yang besar ataupun kecil tidak menjadi tolok ukur utama berpikirlah bahwa kepemilikanlah yang utama karena untuk apa tinggal di rumah besar jika statusnya hanya menyewa.

Inflasi

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu, yang menurunkan daya beli mata uang. Disebabkan oleh peningkatan permintaan, kenaikan biaya produksi, atau jumlah uang beredar, inflasi diukur oleh BPS menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK).

Baca Juga:Sulit Keluar dari Zona Miskin? Kenali 3 Faktor Penghambat dan Solusi Bijak Mengatur Finansial Keluarga!Sulit Kaya? Kenali 3 Ciri Mental Miskin yang Bisa Menjerat Kamu dalam Lingkaran Setan Keuangan!

“Uang zaman sekarang lebih baik daripada uang di masa depan.” Pelemahan nilai uang menjadikan uang sangat berarti di zaman sekarang. Contohnya, kita tidak akan bisa membeli seporsi bakso dengan harga Rp10.000 di masa depan, bisa jadi harganya menjadi Rp20.000 dikarenakan nilai uang yang melemah. Mendapatkan suatu barang semisal rumah sangatlah sulit di zaman sekarang dikarenakan inflasi, sehingga budaya sewa menjadi alternatif untuk tetap hidup, meski sebenarnya memiliki aset atas nama pribadi memang selalu menjadi hal yang lebih baik.

Apa yang Harus Kita Lakukan?

1. Pahami Apa Itu Uang

Kita harus memahami uang yang kita cari untuk apa, karena uang akan berkurang nilainya di kemudian hari akibat sistem inflasi yang diterapkan. Investasi menjadi solusi untuk mempertahankan nilai kekayaan kita.

2. Sistem Memaksa Kita untuk Terus Bekerja

Kerja sudah menjadi aktivitas harian kita yang begitu monoton dengan tujuan untuk mencari uang dan bertahan hidup di kemudian hari. Sistem pajak dan kredit menjadi alasan utama orang terus bekerja karena ada cicilan yang harus ia bayar, dan jika tidak dibayar, bunganya akan terus meningkat.

0 Komentar