JATINANGOR EKSPRES – Mate tea atau yerba mate adalah minuman herbal yang berasal dari Amerika Selatan, khususnya negara-negara seperti Argentina, Paraguay, Uruguay, dan beberapa wilayah Brasil. Minuman ini dibuat dari daun dan ranting kering tanaman Ilex paraguariensis, yang disebut yerba mate, lalu diseduh dengan air hangat dan diminum panas sepanjang hari.
Bentuk dan Cara Penyajian
Dalam praktik tradisional, mate tidak diseduh seperti teh biasa dalam gelas, melainkan menggunakan wadah khusus berbentuk kotak, kaleng, atau labu kering yang disebut mate (mangkuk mate), lalu diseruput dengan sedotan berlubang bernama bombilla. Daun yerba mate kering diisi ke dalam mangkuk hingga sekitar dua pertiga, air hangat sekitar 60-80 derajat Celsius dituang perlahan, lalu minuman diseruput beberapa kali hingga rasa mulai berkurang sebelum diisi ulang. Proses ini sering dilakukan sambil duduk bersama teman atau keluarga, sehingga menyeduh dan meminum mate menjadi aktivitas sosial yang sangat erat dengan budaya sehari-hari.
Cita Rasa Yerba Mate
Rasa mate tea cenderung pahit dan sepat, mirip teh hijau, namun dengan kesan tanah dan sedikit herbal yang khas. Karena mengandung kafein yang jumlahnya hampir setara satu cangkir kopi, mate memberi efek nyata dan energik, seperti: mata terasa lebih melek, fokus meningkat, dan rasa kantuk berkurang. Banyak pecinta mate menggambarkan sensasi itu seperti segar tanpa efek seperti setelah meminum kopi yang kadang membuat gugup, tetapi cukup kuat untuk menemani pekerjaan, belajar, atau aktivitas luar ruangan.
Baca Juga:Jadi Teh Legendaris, Begini Proses Pengolahan Teh Pu’erMengapa Puer Tea Dikoleksi dan Dinikmati seperti Karya Seni dalam Gelas
Proses Pengolahan Mate Tea
Pengolahan daun yerba mate adalah proses panjang yang terdiri dari beberapa tahap: pembibitan, panen, pengeringan khusus, penuaan, dan penggilingan pemilahan. Setiap langkah dirancang agar daun tetap mempertahankan struktur, rasa, dan kandungan kafein serta antioksidan, sekaligus menghasilkan aroma khas berasap dan herbal yang ikonik.
1. Pembibitan dan masa tumbuh
Daun yerba mate berasal dari pohon yang ditanam khusus dalam perkebunan di hutan pinus dan tanah berhumus Amerika Selatan. Benih dikumpulkan lalu diperbanyak di persemaian, biasanya membutuhkan sekitar 1-2 tahun sampai bibit siap dipindah ke lahan lapangan. Setelah pindah tanam, pohon dikembangkan selama 4-6 tahun sebelum mulai memasuki siklus panen rutin, sehingga usia tanaman yang dipanen relatif matang dan menghasilkan daun berkualitas tinggi.
