Pelaut Tangguh Tidak Lahir dari Laut Tenang! Kenali Bahaya Terjebak di Zona Nyaman

Pelaut Tangguh Tidak Lahir dari Laut Tenang: Kenali Bahaya Terjebak di Zona Nyaman
Ilustrasi seseorang yang ingin melangkah keluar dari lingkaran zona nyaman menuju tantangan baru. (Foto: HARIAN DISWAY)
0 Komentar

Melakukan satu kegiatan secara terus-menerus yang bersifat monoton, bahkan sudah masuk ke dalam zona nyaman, tidak akan membuat kita menjadi lebih andal. Kadang seseorang perlu sudut pandang baru dan kegiatan baru untuk menunjang kemampuan yang dimiliki. Kesempatan di luar zona nyaman tentu akan terlewatkan jika kita hanya tetap diam di tempat.

3. Mendistraksi Tingkah Laku yang Adiktif

Manuver yang dilakukan seseorang untuk mencari hal lain bertujuan untuk mengalihkan fokus atau pikiran kepada hal yang membuat kita lebih baik. Akan tetapi, gara-gara zona nyaman yang sudah melekat, hal itu menjadikan kita hanya melakukan kegiatan yang sudah menjadi candu seperti main HP, scroll media sosial, ataupun scroll marketplace. Kegiatan ini tentu sangat berseberangan dengan hal yang lebih dibutuhkan oleh diri sendiri.

Pada akhirnya, pertumbuhan hanya bisa terjadi saat kita berani menantang ketidakpastian. Menetap di zona nyaman memang terasa aman, namun rasa aman yang statis adalah musuh bagi potensi diri yang dinamis. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat di Jatinangor, menjadi tangguh bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Jangan biarkan Ambiguity Aversion membatasi langkah Anda. Mulailah hadapi ketakutan itu, karena di balik ombak yang besar, tersimpan kekuatan pelaut yang sesungguhnya.

0 Komentar