Bukan Sekadar Angka, Inilah 3 Konsep Pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang Sering Terlupakan

Potret Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan Indonesia dan pendiri Taman Siswa.
Potret Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan Indonesia dan pendiri Taman Siswa. (Foto: Disway)
0 Komentar

3. Trikon (Kontinuitas, Konvergen, Konsentris)

Trikon (Kontinuitas, Konvergensi, Konsentris) menekankan bahwa pendidikan harus bersikap terbuka terhadap kebudayaan luar, namun tetap kritis, selektif, dan berpusat pada kepribadian bangsa sendiri. Pendidikan memperlakukan murid sebagai individu unik dengan kodrat alam dan zaman yang berbeda.

Kontinuitas (Berkelanjutan)

Menurut Ki Hadjar Dewantara, saat seseorang belajar, ia harus terus berlanjut karena pada dasarnya sepanjang hayat kita harus tetap belajar. Berkat pendidikan yang baik, ilmu akan senantiasa diamalkan sehingga hidup akan lebih mudah. Tentu hal ini akan menjadikan manusia yang merdeka dan bahagia.

Konvergen (Berbagai Sumber)

Belajar tidak harus dari satu sumber. Ki Hadjar Dewantara percaya bahwasanya kita harus belajar dari berbagai sumber agar pola pikir kita dalam memandang sesuatu tidak hanya dari satu arah, melainkan dari berbagai sudut pandang.

Konsentris (Tetap pada Nilai Budaya)

Baca Juga:Tujuan Hidup Berubah? Tetap Tenang! Ini 2 Cara Menghadapinya Tanpa Perlu Stres BerlebihanTujuan Hidup Berubah-ubah? Jangan Panik, Ini 2 Alasan Mengapa Hal Itu Wajar Terjadi!

Pada konsep ini, Ki Hadjar Dewantara menegaskan sejauh mana pun kita belajar dan sebanyak apa pun sumber yang kita miliki, kita tetap harus mempraktikkannya pada kondisi saat ini dengan tetap memegang teguh nilai-nilai serta filosofi budaya sendiri.

0 Komentar