JATINANGOR EKSPRES – Zaman digital membuat lingkungan fokus pada urusan masing-masing dan sangat jarang menemui lingkungan yang mengobrol serta bercanda bersama teman-teman. Ponsel pintar (smartphone) menjadi salah satu penyebab yang membuat orang mengalami brain rot. Brain rot didefinisikan sebagai penurunan kondisi mental atau intelektual seseorang, terutama akibat konsumsi berlebihan materi (terutama konten online) yang dianggap sepele atau tidak menantang.
Konsumsi terhadap konten tidak berguna yang berlebihan akan membuat otak kita cepat merasa bosan dan gelisah saat harus menghadapi fase yang panjang pada satu topik. Orang yang mengalami brain rot akan mudah terdistraksi sehingga mereka selalu susah menemukan fokus.
Residu Menatap Layar
Semakin bertambahnya tahun, gadget semakin canggih dan otak manusia semakin terikat oleh layar yang selalu memberikan dopamin-dopamin instan. Konsumsi konten yang berdurasi singkat, tidak bermanfaat, dan tidak berilmu membuat otak manusia menjadi manja.
Baca Juga:Cinta Itu Candu! Mengapa Jatuh Cinta Bisa Membuat Seseorang Jadi "Bodo" secara Logika?IQ Bukan Harga Mati! Ini 4 Cara Efektif untuk Meningkatkan Kapasitas dan Kecerdasan Otak Kamu
Menurut penelitian di zaman sekarang, manusia yang mengalami brain rot hanya mampu fokus selama 47 detik. Waktu ini anjlok dari zaman-zaman sebelumnya yang berdurasi lebih dari 2 menit. Konsumsi video pendek yang tidak berbobot membuat otak bagian Prefrontal Cortex terancam menyusut fungsinya.
Prefrontal Cortex (PFC)
Prefrontal Cortex (PFC) adalah wilayah otak di bagian depan lobus frontal yang berfungsi sebagai pusat fungsi eksekutif, meliputi perencanaan, pengambilan keputusan, pengendalian emosi, dan fokus. Bagian ini matang paling akhir dan krusial untuk perilaku sosial serta logika.
Tidak jarang orang yang sering bermain media sosial seharian akan selalu mengecek gadget meskipun tidak ada hal penting yang perlu dicek. Hal ini membuat otak berpikir bahwa saat bosan, ponsel adalah obat dari kebosanan bahkan kegelisahan tersebut.
Membangun Ulang Neuroplastisitas Neuroplastisitas otak adalah kemampuan luar biasa sistem saraf untuk mengubah struktur, fungsi, dan koneksi sarafnya sendiri sepanjang hidup sebagai respons terhadap pengalaman, pembelajaran, atau cedera. Otak mampu menyembuhkan dirinya sendiri jika dilatih dengan benar. Kabar baiknya, brain rot tidak bersifat permanen. Jika kamu merasa gampang bosan dan gelisah saat menjalani satu kegiatan yang panjang, gunakan tips ini:
