Halalbihalal PGRI Pamulihan, Soroti Kesejahteraan Guru yang Belum Merata

Halalbihalal PGRI Pamulihan, Soroti Kesejahteraan Guru yang Belum Merata
Kegiatan Silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Pamulihan di Aula Desa Haurngombong.
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES, PAMULIHAN – Kegiatan Silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Pamulihan di Aula Desa Haurngombong, Sabtu (4/4/2026), tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga ruang menyuarakan persoalan kesejahteraan guru.

Dalam suasana penuh kehangatan, ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan berkumpul mempererat kebersamaan.

Namun di balik itu, terselip harapan besar agar pemerintah lebih memperhatikan kondisi para pendidik, khususnya yang berstatus honorer dan PPPK paruh waktu.

Baca Juga:Tangis Haru Iringi Pengumuman SNBP 2026, Momen Keluarga Sambut Kelulusan Kedokteran UnpadPercepat Sertifikasi Wakaf, Mentri ATR /BPN serahkan 33 Sertifikat Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Kepala Desa Haurngombong, Dadang S.Pd., mengaku terharu bisa berada di tengah-tengah para guru.

Ia mengenang masa lalunya sebagai guru olahraga yang pernah menjadi bagian dari PGRI Kecamatan Pamulihan.

“Ketika Mars PGRI berkumandang, saya seperti kembali ke masa saat masih aktif mengajar.

Ada kebanggaan tersendiri pernah menjadi bagian dari perjuangan para guru,” ujarnya.

Pengalaman sebagai mantan Kepala SDN Ciherang membuat Dadang memahami betul beratnya tanggung jawab seorang guru.

Ia menegaskan bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan pengabdian yang memiliki tanggung jawab besar hingga ke akhirat.

Menurutnya, guru memiliki peran mulia dalam mencerdaskan generasi bangsa tanpa memandang latar belakang.

Baca Juga:Gempa Kuat Lebih dari 1 Menit Guncang Maluku Utara–Manado, 1 Orang Dilaporkan TewasKebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Alami Luka Bakar

Karena itu, ia mendukung penuh kegiatan silaturahmi yang dinilai mampu memperkuat solidaritas antarpendidik.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Pamulihan, H.

Agus Sujana, menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antaranggota, mulai dari guru SD hingga SMP, baik ASN maupun non-ASN.

Ia menyebutkan, sekitar 400 guru ASN dan PPPK penuh waktu hadir dalam kegiatan tersebut.

Tingginya partisipasi ini mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan di kalangan guru di Pamulihan.

Namun, Agus menekankan bahwa masih ada persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius, yakni kesejahteraan guru. Ia menyoroti kondisi guru honorer dan PPPK paruh waktu yang dinilai belum mendapatkan penghasilan layak, meskipun sebagian telah mengabdi selama puluhan tahun.

“Jangan sampai status sudah PPPK, tetapi kesejahteraannya masih jauh dari kata cukup. Banyak dari mereka yang sudah lama mengabdi, tapi belum sebanding dengan penghasilan yang diterima,” katanya.

0 Komentar