Lebih jauh, ia berharap momentum ini dapat membuka jalan bagi peningkatan kapasitas perempuan, khususnya di bidang politik.
Ia mendorong adanya dukungan konkret dari pemerintah daerah agar lebih banyak kegiatan serupa dapat difasilitasi, guna memperluas wawasan dan peran perempuan di ruang publik.
“Saya berharap semua perempuan dari berbagai partai bisa menunjukkan kiprahnya, sehingga memiliki peluang yang sama dalam berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Baca Juga:Pemancing Ramai Padati Jatigede, Pedagang Ikut Kebanjiran RezekiSamsat Sumedang berlakukan pembayaran PKB Tanpa KTP Pemilik Lama
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan kuota keterwakilan perempuan di parlemen sebesar 30 persen.
Ia menyebut, saat ini terdapat dinamika perubahan kebijakan dari affirmative action menuju sistem zipper, yang dinilai dapat semakin memperkuat posisi perempuan dalam dunia politik. (kos)
