Hujan Deras Picu Sungai Cikeruh Meluap, Sejumlah Wilayah Jatinangor dan Bandung Raya Terendam

Hujan Deras Picu Sungai Cikeruh Meluap, Sejumlah Wilayah Jatinangor dan Bandung Raya Terendam
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jatinangor sejak Minggu sore hingga malam hari menyebabkan Sungai Cikeruh meluap dan merendam sejumlah permukiman warga di beberapa desa.
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES– Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jatinangor sejak Minggu sore hingga malam hari menyebabkan Sungai Cikeruh meluap dan merendam sejumlah permukiman warga di beberapa desa.

Luapan air sungai dilaporkan menggenangi rumah warga di Desa Cikeruh, Hegarmanah, dan Sayang.

Selain itu, genangan juga terjadi di Desa Cipacing dan Mekargalih setelah hujan turun tanpa henti sejak pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:Bawa Misi Perempuan untuk Generasi Emas 2045Pemancing Ramai Padati Jatigede, Pedagang Ikut Kebanjiran Rezeki

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Jatinangor, Endang Rohmayudi, bersama jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi wilayah terdampak.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi dinyatakan masih terkendali dan belum ditemukan adanya korban jiwa.

“Sejauh ini laporan yang kami terima, alhamdulillah belum ada kejadian yang tidak kita inginkan,” ujar Endang saat berada di lokasi.

Ia menjelaskan, ketinggian air di sejumlah titik bervariasi, mulai dari beberapa sentimeter hingga hampir mencapai satu meter.

Kondisi terparah terjadi di wilayah Desa Cikeruh yang berada di dataran rendah dan berdekatan dengan aliran sungai.

Menurut Endang, luapan Sungai Cikeruh sebenarnya tidak terlalu tinggi, namun genangan air di permukiman meningkat akibat kontur wilayah yang lebih rendah.

“Secara umum luapan sungai hanya beberapa sentimeter, tetapi di beberapa titik hampir satu meter karena kondisi geografisnya,” katanya.

Baca Juga:Samsat Sumedang berlakukan pembayaran PKB Tanpa KTP Pemilik LamaRawan Longsor Tiap Tahun, BPBD Sumedang Lakukan Mitigasi di Jalur Cadas Pangeran

Meski demikian, ia memastikan banjir yang terjadi masih dalam kategori wajar mengingat tingginya curah hujan yang berlangsung cukup lama. Dampaknya pun tidak sampai menimbulkan kerusakan besar pada rumah warga.

Endang menambahkan, upaya normalisasi Sungai Cikeruh yang telah dilakukan sebelumnya cukup membantu dalam menekan dampak banjir, sehingga genangan tidak semakin meluas.

Pihak kecamatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinangor juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama selama musim hujan masih berlangsung.

Warga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai dan saluran air, serta rutin membersihkan gorong-gorong agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat memperparah banjir.

Sementara itu, banjir juga melanda sejumlah wilayah di Bandung Raya sehari sebelumnya, Sabtu (11/4/2026) malam.

0 Komentar