Sehat dan Hemat: Seni Bertahan Hidup Diet ala Mahasiswa Jatinangor

Sehat dan Hemat: Seni Bertahan Hidup Diet ala Mahasiswa Jatinangor
Sehat dan Hemat: Seni Bertahan Hidup Diet ala Mahasiswa Jatinangor (ILUSTRASI)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Ini cara bijak agar hidup tetap sehat walau kesibukan kampus terkadang membuat mahasiswa asal makan, malas olahraga dan lebih mementingkan pengeluaran agar tidak jebol.

Menjalani hidup sebagai mahasiswa di Jatinangor itu punya tantangan tersendiri, terutama soal urusan perut.

Di satu sisi, godaan jajanan di sepanjang jalan raya atau kawasan Sayang itu luar biasa beragam dan murah meriah. Di sisi lain, jadwal kuliah yang padat dan tugas yang menumpuk seringkali bikin kita makan sembarangan, yang penting kenyang dan cepat.

Baca Juga:Panduan Bulking Hemat ala Mahasiswa Jatinangor Tanpa Effek Samping SeriusRekomendasi Tempat Sarapan Enak di Jatinangor: Top 6 di Jatinangor

Tapi sebenarnya, melakukan diet atau menjaga pola makan di Jatinangor itu bukan misi mustahil kok, asal kita tahu trik mainnya supaya badan tetap fit tanpa bikin kantong bolong di tengah bulan.

Langkah awal yang paling krusial adalah pintar-pintar memilih menu di warteg atau rumah makan Padang langganan.

Daripada selalu memesan ayam goreng tepung atau gorengan yang penuh lemak jenuh, cobalah beralih ke sumber protein yang lebih “bersahabat” seperti tempe, tahu, atau telur rebus.

Rahasia sukses diet di tanah sunda ini sebenarnya ada pada lalapan. Beruntungnya kita di Jatinangor karena, stok sayuran mentah biasanya melimpah dan sering diberikan gratis atau sangat murah. Manfaatkan itu untuk memenuhi serat harian supaya pencernaan lancar meski setiap hari harus mendaki tangga gedung kuliah yang tinggi-tinggi itu.

Selain soal lauk, urusan air minum juga jadi penentu keberhasilan diet kita. Jatinangor punya cuaca yang kadang panas terik tapi tiba-tiba hujan dingin, yang seringkali bikin kita haus dan berakhir membeli minuman manis kekinian yang penuh gula.

Cobalah untuk selalu membawa botol minum sendiri ke kampus. Selain lebih higienis, cara ini efektif banget buat mengurangi asupan kalori cair yang tidak perlu. Kalau memang merasa bosan dengan rasa air mineral, sesekali peras sedikit jeruk nipis atau tambahkan potongan buah supaya lebih segar tanpa harus menimbun gula di dalam tubuh.

Terakhir, kunci dari diet yang berkelanjutan di lingkungan mahasiswa adalah jangan terlalu ekstrem. Jangan sampai karena ambisi ingin kurus, kamu malah tidak makan seharian dan berakhir pingsan saat praktikum. Cukup kurangi porsi nasi secara bertahap dan perbanyak bergerak. Manfaatkan momen jalan kaki dari kosan ke kampus sebagai pengganti olahraga kardio.

0 Komentar