Aksi Pencurian Ponsel di Bioskop Subang Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Aksi Pencurian Ponsel di Bioskop Subang Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
Aksi Pencurian Ponsel di Bioskop Subang Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku (TANGKAPAN LAYAR)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES, PERISTIWA – Malang tak dapat ditolak, seorang pengunjung wanita melaporkan kehilangan telepon genggam (HP) miliknya saat sedang menikmati waktu luang di Bioskop SAMS Studio Subang. Insiden tersebut terjadi pada Senin malam, tepatnya pukul 18.00 WIB, tanggal 9 Februari 2026. Kejadian pencurian ini berlangsung di dalam area studio bioskop dan berhasil terekam secara jelas oleh kamera pengawas atau CCTV.

Kronologi kejadian bermula ketika korban sedang menonton film seperti pengunjung pada umumnya. Begitu film berakhir, korban segera bergegas keluar menuju toilet tanpa menyadari bahwa perangkat komunikasinya tertinggal di area tempat duduk. Sesaat setelah keluar dari toilet, barulah korban tersentak menyadari bahwa ponsel kesayangannya tidak lagi berada di genggaman maupun saku pakaian.

Sadar akan kelalaiannya, korban segera kembali ke dalam studio untuk mencari ponsel yang diduga terjatuh. Proses pencarian pun dilakukan bersama petugas bioskop dengan menyisir area kursi yang sebelumnya ditempati korban. Namun sayang, ponsel tersebut sudah raib dari tempat semula.

Baca Juga:Temukan Berbagai Momen Langka di 2026: Ketika Kalender Antar 4 Agama BertemuDetik-Detik Mencekam: PKL Hadang Wali Kota Bekasi dengan Golok di Teluk Pucung

Petugas kemudian berinisiatif memeriksa rekaman CCTV guna memastikan keberadaan perangkat tersebut. Dari hasil rekaman, terlihat sepasang kekasih atau dua sejoli yang menyadari adanya HP tertinggal. Bukannya menyerahkan kepada petugas, keduanya justru terekam mengambil ponsel tersebut dan membawanya pergi.

Meski wajah kedua pelaku terekam cukup jelas oleh kamera pengawas, hingga saat ini identitas mereka belum berhasil terungkap. Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi terduga pelaku melalui bukti rekaman yang ada.

Di sisi lain, korban telah berupaya menghubungi nomor teleponnya, namun perangkat tersebut sudah dalam keadaan tidak aktif. Upaya pelacakan melalui akun Gmail pun sempat dilakukan, namun titik lokasi terakhir yang terdeteksi justru berada jauh dari lokasi kejadian. Kondisi ini membuat korban merasa terpukul, terlebih karena banyaknya data pekerjaan dan dokumen penting di dalam ponsel yang tidak dapat diakses melalui perangkat lain.

Melalui kejadian ini, korban berharap agar pihak berwajib dapat segera meringkus pelaku. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk selalu waspada dan lebih teliti dalam menjaga barang pribadi saat berada di fasilitas umum.

0 Komentar