JATINANGOR EKSPRES, PERISTIWA – Sebuah video unggahan di media sosial TikTok memperlihatkan warga di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad yang diduga manusia mengapung di perairan sekitar Tembelok, pada Senin, 09 Februari 2026.
Dalam video tersebut, terlihat jasad mengenakan pakaian berwarna biru mengapung di permukaan laut. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Mentok. Menurut keterangan, saat warga sempat meninggalkan lokasi dan kembali ke tempat kejadian, jasad tersebut sudah tidak terlihat lagi dan diduga terbawa arus laut.
Video unggahan tersebut sontak membuat warganet heboh dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial. Mengetahui kejadian itu, nelayan segera melaporkan penemuan tersebut ke Kantor Polairud Polres Bangka Barat. Setelah laporan diterima, upaya pencarian langsung dilakukan oleh aparat gabungan.
Baca Juga:Lompat Dari Ketinggian, Seorang Remaja Ditemukan Meninggal di Bawah Flyover Pasopati BandungStrategi Cuan di Jatinangor: Jualan Makanan Bukan Sekadar Kenyang
“Jasad tersebut tidak langsung dievakuasi karena nelayan lebih dahulu mengutamakan untuk melapor ke kantor polisi. Selisih waktu diperkirakan sekitar setengah jam, dan waktu tersebut cukup membuat jasad terbawa arus lebih jauh,” ungkap nelayan. Ia juga menyebutkan bahwa arus laut pada siang hari tergolong cukup kuat.
Aparat kepolisian bersama TNI Angkatan Laut kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan membentuk tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud, Samapta, dan Polsek Mentok. Dua tim dikerahkan untuk melakukan pencarian di laut menggunakan speedboat.
Namun, cuaca menjadi faktor penghambat utama dalam proses pencarian. Ombak di perairan Tembelok dilaporkan cukup kuat, sehingga menyulitkan upaya pencarian dan berpotensi membawa jasad ke wilayah yang lebih jauh. Polisi juga melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai untuk mengantisipasi kemungkinan jasad tersangkut, sementara dua tim lainnya fokus melakukan pencarian ke tengah laut.
Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung proses penanganan awal oleh petugas. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab kematiannya masih belum diketahui. Kapolres Bangka Barat menyampaikan bahwa pencarian maksimal dilakukan hingga pukul 17.00 WIB. Apabila belum membuahkan hasil, pencarian akan dilanjutkan kembali pada keesokan harinya.
