lakukan 3 Cara Ini Untuk Melihat Hilal Di Rumah Sendiri

Mengenal Metode Rukyatul Hilal: Menentukan Awal Ramadan dengan Sains dan Tradisi
Potret bulan sabit tipis yang menandakan dimulai nya bulan baru
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Bulan Ramadhan akan datang dalam hitungan hari. Rukyatul hilal merupakan metode yang sering kita gunakan di Indonesia untuk memastikan tanggal 1 Ramadhan.

Menurut astronom Marufin Sudibyo, hilal adalah bulan sabit tertipis yang berada di atas lanskap langit barat dan diamati tepat setelah Matahari terbenam. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melihat hilal, mulai dari menggunakan mata telanjang hingga alat optik canggih.

Tiga Cara Mengamati Hilal:

1. Mata Telanjang: Metode ini mengaktifkan penglihatan langsung manusia tanpa bantuan alat, yang menghasilkan fenomena kasatmata.

Baca Juga:Ramadan 2026: 50 Kata Mutiara Islami yang Menyentuh Hati dan Penuh MaknaMasih Fokus Belajar? 5 Strategi Jitu Lolos Menjadi Mahasiswa Unpad

2. Alat Optik (Teleskop): Menggunakan teleskop untuk memperbesar citra, namun verifikasi akhir tetap menggunakan penglihatan mata melalui lensa.

3. Teknologi Sensor: Menggunakan alat optik yang terangkai dengan kamera atau sensor digital. Sensor ini memproduksi denyut elektronik yang diolah menjadi gambar di layar monitor.

Langkah-Langkah Melakukan Rukyatul Hilal

Berdasarkan data, mayoritas umat Islam di Indonesia lebih memilih metode rukyatul hilal dibandingkan hisab. Berikut adalah langkah praktis dalam pengamatan:

1. Penentuan Lokasi: Cari lokasi pengamatan dengan pandangan ke ufuk barat yang tidak terhalang (bebas gedung atau pohon) dan meminimalkan polusi udara/cahaya. Pengamatan dilakukan pada tanggal 29 Sya’ban petang.

2. Penggunaan Alat: Jika menggunakan teleskop semi-otomatis, sistem GPS dan database astronomi akan membantu pelacak posisi bulan secara otomatis.

3. Observasi: Tempelkan mata ke lensa okuler dengan saksama. Saat ini, teknologi sudah sangat memudahkan karena koordinat lokasi dan presisi waktu langsung terintegrasi dengan alat pengamatan.

0 Komentar