17. “Ramadhan bukan tentang berhenti makan, tapi tentang mulai memberi makan jiwa yang sudah lama haus akan iman.”
18. “Fajar Ramadhan mulai menyingsing, membawa harapan baru bahwa ampunan Allah selalu lebih besar dari dosa kita.”
19. “Jadikan Ramadan kali ini sebagai ajang transformasi diri, bukan sekadar rutinitas tahunan tanpa arti.”
Baca Juga:Masih Fokus Belajar? 5 Strategi Jitu Lolos Menjadi Mahasiswa UnpadMenabung Diabetes Sejak Dini: Bahaya Tersembunyi di Balik Nikmatnya Mie Campur Nasi.
20. “Selamat datang bulan penuh cahaya. Mari kita terangi setiap malamnya dengan doa-doa yang tulus.”
21. “Dunia ini fana, namun amalan di bulan Ramadhan adalah bekal abadi yang akan menemani kita di alam sana.”
22. “Sambutlah Ramadhan dengan tangan terbuka dan hati yang pemaaf. Maafkanlah masa lalu agar masa depanmu lebih berkah.”
23. “Bulan Ramadan adalah undangan eksklusif dari Allah untuk kembali ke jalan-Nya. Jangan izinkan undangan itu sia-sia.”
24. “Selamat datang bulan yang menyatukan umat dalam satu meja persaudaraan saat berbuka dan satu saf dalam shalat.”
25. “Semoga Allah memberikan kita kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan sempurna di bulan yang suci ini.”
26. “Puasa adalah perisai.” — SDM. Bukhari & Muslim.
27. Jadikan Ramadhan ini seolah-olah Ramadhan terakhir dalam hidupmu.
28. Di bulan ini, tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih.
29. Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa ada perubahan dalam karaktermu.
Baca Juga:Rahasia Pro Player: Cara Cepat Dapat Ikan Mythical di Roblox Tanpa Robux!Aksesoris Imlek Mulai Rp.5000, kawasan Glodok Jadi Pusat Pernak-Pernik di Jakarta Barat
30. Mintalah apa saja, karena doa di bulan Ramadhan adalah kunci keberhasilan anak.
31. Allah tidak melihat seberapa lapar perutmu, tapi seberapa tulus hatimu.
32. Ramadhan adalah waktu untuk memperbaiki hubungan yang kembali dengan Sang Pencipta.
33. Setiap tetes air wudhu di bulan ini terasa lebih menyejukkan jiwa.
34. Fokuslah pada kualitas ibadahmu, bukan hanya kuantitas rakaatmu.
35. Temukan kedamaian dalam sujud panjang di tengah malam Ramadhan.
36. “Ramadhan adalah waktu untuk mengosongkan perut demi mengenyangkan jiwa.”
37. “Bukan tentang seberapa banyak kita berpuasa, tapi seberapa banyak kita mengingat-Nya dalam lapar kita.”
38. “Jadikan setiap lapar yang kau rasa sebagai pengingat akan nikmat-Nya yang sering kau lupakan.”
39. “Di bulan ini, biarkan hatimu berbicara lebih keras daripada lisanmu dalam doa-doa rahasia.”
40. “Ramadhan adalah jembatan yang menghubungkan hamba yang tersesat kembali ke jalan pulang.”
