JATINANGOR EKSPRES – Pernah nggak sih merasa lelah banget padahal hari itu rasanya nggak banyak aktivitas atau bahkan nggak ngapa-ngapain? Nggak kerja fisik berat, nggak banyak kegiatan, tapi badan terasa lesu dan otak seperti penuh. Sampai sampai waktu istirahat yang seharusnya bisa merecharge energi, justru malah tetap capek.
Banyak orang mengira rasa capek selalu berkaitan dengan aktivitas fisik yang berat. Padahal, kelelahan juga bisa datang dari pikiran. Bahkan banyak orang yang setuju juga bahwa rasa lelah mental justru terasa lebih menguras energi dibandingkan dengan kelelahan secara fisik.
Fenomena ini bisa disebut dengan mental fatigue, kondisi ketika otak terasa lelah akibat beban kognitif (pikiran) dan emosional secara terus-menerus. Di era serba digital seperti sekarang, kondisi ini makin umum terjadi tanpa disadari.
Baca Juga:Camilan Enak dan Terjangkau Buat Si Buah Hati: Membantu Tumbuh Kembang Anak Dengan Camilan Sehat!Top 3 Menu Saat Lebaran Yang Wajib Kau Recook: Dijamin Bikin Nasi Ludes!
Mental fatigue bukan sekadar kondisi capek biasa. Kondisi ini bisa muncul saat seseorang terus mengolah informasi, tekanan kerja berlebih, distraksi, dan tuntutan mental sepanjang hari. Meski kelihatannya santai, otak sebenarnya bekerja nonstop.
Salah satu pemicu paling umum adalah paparan layar yang berlebihan. Scroll media sosial, notifikasi tanpa henti, video pendek, hingga multitasking digital membuat otak jarang beristirahat. Otak terus memproses, membandingkan, dan merespons berbagai stimulus.
Selain itu, overthinking juga dapat menjadi salah satu pemicu mental fatigue. Pikiran yang terus aktif memikirkan banyak hal, dari hal penting sampai anxiety dapat menguras energi mental.
Mental fatigue biasanya ditandai dengan kesulitan untuk fokus atau berkomsentrasi, mudah lupa, cepat merasa jenuh, hingga kehilangan motivasi. Aktivitas ringan jadi terasa lebih berat, bahkan hal yang biasanya menyenangkan pun jadi terasa melelahkan.
Menariknya, kondisi ini sering disalah pahami sebagai malas. Padahal, mental fatigue adalaha hal yang wajar, terutama jika seseorang jarang memberi jeda pada dirinya sendiri untuk berhenti berpikir.
Untuk mengurangi mental fatigue, kamu bisa mencoba mengurangi paparan layar, tidur cukup, melakukan aktivitas tanpa distraksi digital, atau sekadar memberi waktu tenang pada diri sendiri dapat membantu memulihkan energi kognitif.
