Tidak sedikit pula yang menggunakan waktu pulang kampung untuk kembali mengunjungi tempat-tempat lama yang penuh nostalgia. Jalan yang dulu sering dilewati, warung langganan sejak kecil, hingga sudut kota yang menyimpan banyak cerita masa lalu terasa berbeda ketika dikunjungi kembali. Semua itu menghadirkan rasa hangat yang mengingatkan bahwa rumah selalu punya cara untuk menyambut siapa pun yang kembali.
Mudik ke Sumedang akhirnya bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan emosional. Di sinilah banyak orang menemukan kembali ketenangan sebelum memasuki bulan suci, membawa semangat baru untuk memulai Ramadhan dengan hati yang lebih tenang dan penuh rasa syukur.
