Tips Aman Konsumsi Gula Selama Berpuasa dengan Cara Ini

Potret bongkahan gula dalam mangkuk dan glukometer
Tips praktis konsumsi gula saat berpuasa (Pexels)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Ibadah puasa yang kita tahu melakukan perintah Allah swt. dengan mengurangi asupan makanan dan minuman selama 12-14 jam dalam sehari. Karena asupan makanan dan minuman berkurang, takaran gula yang aman harus dijaga agar kadar gula darah tetap stabil dan menghindari adanya lonjakan energi. Umumnya disarankan mengonsumsi gula maksimal 50 gram tau sekitar 4 sendok makan per hari. Menurut WHO, takaran ini setara dengan 10% dari total kalori harian.

Rekomendasi Asupan Gula

Mengutip dari laman blog EkaHospital, batas aman asupan gula pada bulan puasa sama dengan hari-hari biasa, yaitu sebanyak 25-50 gram atau setara dengan 6-12 sdt. Tipsnya, konsumsi gula sebanyak 1-2 sdt pada sahur, sisanya bisa dikonsumsi saat berbuka agar tidak membebani pencernaan. Gula yang dimaksud bisa dalam bentuk kurma atau minuman. Walaupun saat puasa tubuh akan terasa lemas, mudah mengantuk, dan mudah lapar, sebaiknya hindari self-reward dengan makanan manis berlebih ketika berbuka karena bisa memicu gejala hiperglikemia.

Mengutip HaloDoc, konsumsi gula berlebih saat puasa dapat menimbulkan lonjakan gula darah normal (70-99 mg/dL), hal ini cukup beresiko tertama pada pendertita diabetes yang targetnya <130 mg/dL sebelum makan. Gejala lain yang memungkinkan akan terasa diantaranya rasa haus berlebih, lemas, atau pusing, bahkan bisa menyebabkan pandangan kabur, lapar ekstrem, maupun keringat dingin.

Baca Juga:Tetap Produktif Selama Ramadhan Dengan Melakukan Hal Ini Untuk NgabuburitRugi Kalau Tidak Dicoba, Ini 5 Titik Buat Matcha Hunting di Jatinangor!

Selain itu, lonjakan gula darah saat berpuasa juga dapat menyebabkan resiko jangka panjang seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, asam urat, dan kerusakan ginjal karena adanya penyumbatan arteri.

Tips Praktis

Perlu diingat bahwa hal ini bukan berarti tubuh kita tidak bisa menahan agar tidak berpuasa, namun kita perlu mengukur kadar gula yang kita konsumsi setiap harinya. Selain mengukur menggunakan glukometer, kendalikan asupan gula juga bisa dengan memperhatikan label makanan siap konsumsi ataupun bahan makanan yang mempunyai kandungan gula <5 gram. Kamu juga bisa mengonsumsi gula dari buah segar atau gula alami daripada gula dalam makanan atau minuman kemasan. Jika perlu, kamu juga bisa mengonsumsi gula rendah kalori ataupun konsultasi dengan dokter jika diperlukan.

0 Komentar