4 Menu Takjil yang Nggak Pernah Absen

4 Menu Takjil yang Nggak Pernah Absen
4 Menu Takjil yang Nggak Pernah Absen. (Pinterest)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Ramadan selalu punya hal-hal khas yang sulit dipisahkan dari suasananya.

Selain momen sahur dan tarawih, satu tradisi yang hampir selalu dinanti banyak orang adalah waktu berbuka puasa.

Menjelang adzan magrib, pikiran mulai dipenuhi bayangan makanan, perut terasa makin sensitif, lebih lapar, dan hal sederhana seperti melihat jajanan lewat pun mendadak terasa menggoda.

Baca Juga:Rahasia Tetap Glowing Saat Puasa Diet Saat Ramadan: Cara Turun Berat Badan dengan Sehat Tanpa Nyiksa

Takjil bukan sekadar makanan pembuka, tapi sudah seperti ritual kecil yang melekat dengan budaya Ramadan di Indonesia. Menariknya, pilihan takjil dari tahun ke tahun sebenarnya tidak banyak berubah.

Ada menu-menu yang seolah punya status “legendaris”, selalu muncul, selalu dicari, dan entah kenapa rasanya tidak pernah membosankan. Bahkan, beberapa di antaranya justru terasa lebih nikmat saat bulan puasa dibanding hari biasa.

Berikut beberapa menu takjil yang hampir tidak pernah absen dari suasana Ramadan.

1. Kolak

Kalau bicara takjil, kolak jelas masuk daftar teratas. Menu satu ini seperti punya hubungan emosional dengan bulan puasa. Perpaduan rasa manis dari gula aren, santan yang gurih, dan isian seperti pisang atau ubi menciptakan kombinasi rasa yang khas dan sulit ditolak.

Kolak sering jadi pilihan favorit karena rasanya ringan namun tetap memuaskan. Disantap hangat atau dingin, dua-duanya tetap terasa cocok. Selain itu, sensasi manisnya sering dianggap pas untuk “membangunkan” tubuh setelah seharian tidak mendapat asupan.

Tidak heran jika kolak hampir selalu ada di lapak takjil dadakan setiap Ramadan.

2. Gorengan

Meski sering dicap kurang sehat, gorengan tetap jadi primadona berbuka puasa. Bakwan, tahu isi, risol, tempe goreng, hingga pisang goreng selalu berhasil menarik perhatian. Aroma khas minyak panas menjelang sore seakan punya daya magis tersendiri.

Baca Juga:

Ada alasan sederhana kenapa gorengan begitu populer: murah, gampang ditemukan, dan terasa sangat memuaskan saat perut kosong. Tekstur renyah di luar dengan isian gurih menciptakan sensasi makan yang sulit disaingi camilan lain.

Ramadan tanpa gorengan rasanya seperti ada yang kurang, meski hampir semua orang sadar efeknya sering bikin cepat haus.

0 Komentar