JATINANGOR EKSPRES – Menjaga kecantikan dan kesehatan kulit selama bulan Ramadan sebenarnya adalah seni menyeimbangkan kebutuhan tubuh di tengah perubahan pola hidup yang drastis.
Banyak yang keliru menganggap bahwa wajah kusam adalah konsekuensi alami dari berpuasa, padahal kenyataannya kulit yang tampak layu merupakan sinyal bahwa tubuh sedang berteriak meminta hidrasi dan nutrisi yang tepat dari dalam.
Kunci utama untuk tetap tampil bercahaya terletak pada bagaimana kita memperlakukan tubuh saat jendela waktu antara berbuka hingga sahur terbuka lebar.
Baca Juga:7 Spot Takjil Gratis di Jatinangor-Bandung, Keseruan War Takjil Sambil Ngabuburit!Sahur Anti Lemas: Kunci Menu Sahur Sehat Biar Kuat Sampai Magrib
Berikut adalah panduan lengkap mengenai rahasia perawatan kulit agar tetap bercahaya meski sedang berpuasa.
1. Hidrasi Strategis: Rumus 2-4-2
Musuh utama kulit saat puasa adalah dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan air, kulit adalah organ terakhir yang menerima hidrasi, sehingga ia akan tampak layu. Kamu dapat melakukan trik dehidrasi dengan menggunakan rumus 2-4-2.
Minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari (dicicil), dan 2 gelas saat sahur. Teknik hidrasi ini memastikan sel-sel kulit tetap kenyal dan tidak kehilangan elastisitasnya akibat penguapan cairan yang berlebih selama siang hari.
Selain itu, sangat disarankan untuk mengurangi minuman yang mengandung kafein tinggi seperti kopi atau teh pekat, karena sifatnya yang memicu pengeluaran cairan tubuh lebih cepat sehingga membuat kulit terasa lebih kering dari biasanya.
2. “Feeding Your Skin” dari Meja Makan
Beralih ke asupan makanan, apa yang masuk ke dalam perut saat sahur dan berbuka adalah bahan bakar bagi regenerasi sel kulit. Alih-alih memanjakan lidah dengan gorengan atau takjil yang tinggi gula secara berlebihan.
Cobalah untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak sehat dan antioksidan. Lemak baik yang ditemukan dalam alpukat, kacang-kacangan, atau ikan berlemak berfungsi sebagai pengunci kelembapan alami di lapisan kulit.
Sementara itu, buah-buahan berwarna cerah seperti buah beri, jeruk, atau semangka mengandung vitamin C dan air yang tinggi yang sangat efektif untuk melawan radikal bebas serta memberikan efek mencerahkan secara alami dari dalam sistem peredaran darah.
