Bukan Cuma Ibadah Ritual, Hal-Hal yang Dianggap Sepele Ini Ternyata Bernilai Ibadah di Bulan Ramadan

Bukan Cuma Ibadah Ritual, Hal-Hal yang Dianggap Sepele Ini Ternyata Bernilai Ibadah di Bulan Ramadan
Bukan Cuma Ibadah Ritual, Hal-Hal yang Dianggap Sepele Ini Ternyata Bernilai Ibadah di Bulan Ramadan. (IST. CANVA)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Ramadan sering kali identik dengan hal-hal besar, puasa seharian, tarawih, tadarus, hingga berburu malam Lailatul Qadar. Semua itu memang inti dari bulan suci Ramadan. Tapi yang kadang jarang disadari, Ramadan juga dipenuhi amalan kecil yang kelihatannya sepele, padahal nilai pahalanya nggak main-main. Justru di momen seperti ini, hal-hal sederhana bisa punya makna yang jauh lebih dalam dibanding hari-hari biasa.

Menariknya, banyak dari amalan ini nggak terasa berat. Nggak butuh tenaga ekstra, nggak harus selalu terlihat religius, bahkan sering terjadi begitu saja dalam keseharian. Ramadan seperti memberi dimensi baru pada kebiasaan-kebiasaan kecil yang mungkin sebelumnya terasa biasa saja.

Berikut beberapa hal sederhana yang ternyata punya nilai ibadah di bulan Ramadan:

1. Menahan Emosi

Baca Juga:Menyalakan Cahaya Iman Sejak Dini: Peran Besar Pesantren Kilat di Bulan RamadhanTak Tergerus Jaman, Inilah Deretan Kue Kering untuk Camilan Saat Hari Raya

Puasa bukan sekadar menahan lapar. Salah satu ujian terbesar justru ada di pengendalian diri, terutama emosi. Menahan marah, nggak gampang tersulut, atau memilih diam saat situasi memancing emosi adalah bentuk ibadah yang sering diremehkan.

Di dunia nyata, ini jelas nggak gampang. Entah itu di sekolah, rumah, tempat kerja, atau bahkan di jalan. Hal-hal kecil bisa memicu kesal. Tapi di Ramadan, kemampuan menahan reaksi negatif punya nilai yang berbeda. Ada latihan sabar yang berjalan setiap hari, dari pagi sampai magrib.

2. Senyum dan Berikap Baik ke Orang Lain

Kedengarannya hambar, tapi sikap sederhana seperti ramah, sopan, atau sekadar senyum ke orang lain punya dampak sosial yang besar.

Kadang orang terlalu fokus pada ibadah ritual sampai lupa bahwa memperlakukan orang lain dengan baik juga bagian dari nilai ibadah. Menjadi lebih sabar menghadapi orang, lebih lembut dalam berbicara, atau lebih menghargai sekitar adalah hal kecil yang efeknya nyata.

3. Berbagi

Berbagi di Ramadan nggak harus selalu dalam bentuk besar. Nggak harus selalu uang banyak atau kegiatan sosial megah. Hal sederhana seperti mentraktir teman, memberi makanan ke orang rumah, atau membantu orang lain juga masuk dalam semangat berbagi.

Esensinya bukan pada nominal, tapi pada niat dan kepedulian. Ramadan sering memunculkan rasa empati yang lebih kuat. Melihat orang lain berbuka, melihat pedagang kecil, atau sekadar menyadari bahwa nggak semua orang menjalani hari dengan kondisi yang sama.

0 Komentar