Lebih Baik dari Seribu Malam, Ini Keutamaan, Ciri-ciri, dan Amalan di Malam Lailatul Qadar

Lebih Baik dari Seribu Malam, Ini Keutamaan, Ciri-ciri, dan Amalan di Malam Lailatul Qadar
Lebih Baik dari Seribu Malam, Ini Keutamaan, Ciri-ciri, dan Amalan di Malam Lailatul Qadar. (IST.CANVA)
0 Komentar

Berbicara soal amalan, malam Lailatul Qadr menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Salat malam atau qiyamul lail menjadi salah satu amalan yang paling sering dilakukan. Selain itu, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa juga menjadi bagian penting dalam mengisi malam istimewa ini.

Doa-doa pada malam Lailatul Qadar sering kali dipenuhi dengan permohonan ampunan, harapan kebaikan, serta refleksi diri. Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk merenungkan perjalanan hidup, kesalahan yang pernah dilakukan, dan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

Tidak sedikit pula yang merasakan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadan membawa nuansa berbeda. Ada rasa bahwa bulan suci ini akan segera berakhir, sementara kesempatan meraih malam Lailatul Qadr belum tentu datang lagi di tahun berikutnya. Perasaan ini yang sering membuat ibadah terasa lebih khusyuk dan penuh makna.

Baca Juga:Menghidupkan Ramadhan dengan Tadarus dan Kuliah Subuh Penuh Makna serta KeberkahanBelajar Puasa Sejak Kecil: Cara Bijak Mendidik Anak Tanpa Paksaan

Lailatul Qadar, dengan segala keistimewaannya, pada dasarnya menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ada momen-momen spiritual yang mengajak umat Muslim untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk keseharian, lalu kembali fokus pada hubungan dengan Tuhan.

Apakah seseorang merasa menemukan malam Lailatul Qadar atau tidak, bukanlah satu-satunya hal yang utama. Proses mencarinya? Lewat ibadah, doa, dan niat yang tulus, justru menjadi bagian penting dari pengalaman Ramadan itu sendiri.

Karena bisa jadi, nilai terbesar dari Lailatul Qadar bukan hanya pada kapan ia terjadi, tetapi pada bagaimana malam-malam terakhir Ramadan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

0 Komentar