JATINANGOR EKSPRES – Ramadan selalu punya cara menghadirkan ruang-ruang kebaikan.
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas sore hari dan semangat menanti waktu berbuka, ratusan pelajar justru memilih duduk rapi di ruang belajar, membuka mushaf, dan menyimak materi tentang adab. Mereka adalah peserta KEBAB (Kelas Belajar Al-Qur’an dan Adab) Tahun 2026.
Tahun ini, kegiatan yang telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan itu diikuti lebih dari 260 peserta. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan konsisten sejak program ini pertama kali digelar pada 2020.
Ketua Pelaksana KEBAB 2026, Wijdan Fauzan Haqiqi, S.M., menuturkan bahwa program ini tidak sekadar menjadi agenda musiman.
Baca Juga:5 Tempat "Ngabuburit" di SumedangDPRD Sumedang: 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Harus jadi Prioritas
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pembelajaran Al-Qur’an yang mencakup tahsin dan hafalan, serta pembinaan adab keseharian, seperti adab kepada Allah, orang tua, Al-Qur’an, dan sesama,” ujarnya baru-baru ini.
Menurutnya, materi yang disampaikan tidak berhenti pada tataran teori. Panitia berupaya agar nilai-nilai yang diajarkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta.
“Seluruh materi diarahkan agar tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat dipraktikkan secara nyata. Kami ingin anak-anak bukan hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh dengan adab yang baik,” tambahnya.
KEBAB pertama kali digelar pada 2020 dalam bentuk pesantren kilat Ramadan. Seiring berjalannya waktu, antusiasme peserta terus meningkat. Program ini pun berkembang menjadi kelas pembelajaran yang lebih terstruktur.
Wijdan menyebut, ke depan KEBAB memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi lembaga privat pembelajaran Al-Qur’an dan adab yang lebih komprehensif, khususnya bagi pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA.
“Ini bukan hanya program dua pekan. Kami melihat ada kebutuhan pembinaan berkelanjutan. Harapannya, KEBAB bisa menjadi lembaga pembelajaran yang konsisten membina generasi Qurani,” katanya.
Selama dua pekan di bulan Ramadan, peserta mengikuti dua mata pelajaran utama setiap harinya.
Baca Juga:Warga Pasanggrahan Baru Soroti Komitmen Lurah Soal Pendirian Dapur MBGViral! Momen Hangat Siswi Tunarungu Kenalkan Teman di Depan Kelas, Tuai Pujian Warganet
Sesi pertama dimulai pukul 13.30 hingga waktu Ashar dengan materi adab. Di kelas ini, peserta belajar tentang adab kepada Allah, orang tua, Al-Qur’an, serta etika dalam pergaulan sehari-hari.
