Dari Jalan Kampung ke Jalan Raya: Fenomena Takbir On The Road yang Menghidupkan Suasana Idul Fitri

Dari Jalan Kampung ke Jalan Raya: Fenomena Takbir On The Road yang Menghidupkan Suasana Idul Fitri
Dari Jalan Kampung ke Jalan Raya: Fenomena Takbir On The Road yang Menghidupkan Suasana Idul Fitri. (IST.CANVA)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Bulan Ramadhan dan momen Idul Fitri selalu identik dengan tradisi dan kegembiraan umat Muslim. Salah satu tradisi yang kini menjadi fenomena populer di kota-kota besar Indonesia yaitu Takbir On The Road (TOR).

TOR yaitu versi modern dari takbiran keliling yang menggabungkan semangat religius dengan kreativitas, hiburan, dan rasa kebersamaan.

Gak cuma jadi ajang pengumandangan takbir, tapi juga parade meriah yang menarik perhatian masyarakat.

Baca Juga:Dijamin Endul! Inilah Berbagai Olahan Pisang Untuk Menu Buka Puasa Selama RamadanAntara Kenangan Masa Lalu dan Realita: Ini Beberapa Alasan Mengapa Momen Lebaran Justru Bikin Perasaan Campur

Takbir On The Road berasal dari kata “takbir”, yang berarti pengucapan kalimat “Allahu Akbar”, sebagai bentuk pujian kepada Allah.

TOR dilakukan menjelang Idul Fitri untuk menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Tradisi ini menekankan rasa syukur, kekhidmatan, dan kebersamaan.

Berbeda dengan takbiran keliling tradisional yang biasanya berjalan kaki atau menggunakan kendaraan sederhana, TOR memanfaatkan kendaraan bermotor, mobil, sampai truk hias.

Suara takbir yang dikumandangkan melalui pengeras suara di kendaraan memberikan kesan megah dan meriah, sehingga suasana malam Idul Fitri terasa semarak.

Tradisi takbiran keliling di Indonesia sudah ada sejak puluhan tahun lalu, awalnya hanya dilakukan di masjid atau kampung dengan bedug dan rebana.

Seiring waktu, terutama di era modern dan perkotaan, masyarakat mulai membawa kendaraan dan sound system untuk mengiringi takbiran. Inilah cikal bakal Takbir On The Road.

TOR mulai populer pada awal 2000-an di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Komunitas motor, pemuda masjid, dan organisasi keagamaan mulai mengadakan konvoi kendaraan bermotor yang dihias lampu, spanduk, dan dekorasi kreatif.

Baca Juga:Takjil Mewah Low Budget: 5 Resep Dessert Estetik yang Bakal Sold Out!Strategi Nutrisi Sahur Jawara: Rahasia Makan Pintar Agar Energi Tetap On-Fire Sepanjang Hari

Gak cuma sebagai ritual keagamaan, TOR juga menjadi ajang kreativitas dan hiburan masyarakat perkotaan.

Ciri Khas Takbir On The Road

1. Konvoi Kendaraan Bermotor

Identik dengan rombongan motor, mobil, dan truk hias yang bergerak bersama-sama. Kendaraan dihias dengan lampu warna-warni, banner, dan aksesoris Islami.

Konvoi ini kadang menempuh rute jalan protokol, sehingga menjadi tontonan publik yang menarik.

2. Sound System dan Musik Islami

Takbir dikumandangkan melalui pengeras suara di setiap kendaraan, sering kali disertai iringan rebana, drum, atau musik Islami modern.

0 Komentar