Bagaimana Cara Mengatasi Rem Blong Saat Mudik? Jangan Panik, Lakukan 5 Langkah Darurat Ini!

Langkah darurat saat mobil mengalami rem blong di jalan menurun
Langkah darurat saat mobil mengalami rem blong di jalan menurun, cara melakukan engine brake, dan penggunaan rem tangan yang aman (Foto; Harian Disway)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Masalah pada kendaraan saat mudik bisa saja terjadi secara tiba-tiba, meskipun kita sudah melakukan pengecekan dan servis ke bengkel. Rem blong menjadi penyakit atau masalah yang sering dialami pemudik, terutama saat melewati jalur pegunungan atau dataran tinggi yang menguras rem.

Rem blong kemungkinan besar akan membuat pengemudi panik karena terjadi secara mendadak. Namun, mengontrol emosi dan kepanikan adalah dasar utama untuk mengendalikan kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Berikut adalah langkah darurat mengatasinya:

1. menurunkan gigi transmisi

menurunkan gigi menjadi langkah alternatif paling mudah untuk mengatasi rem blong. Engine brake adalah efek dari menurunkan gigi sehingga mesin bisa menahan laju kendaraan sedikit melambat.

Baca Juga:Mau Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil? Simak 7 Tips Penting Ini Agar Perjalanan Anti Ribet!Kumpulan Zikir Ringan untuk Memaksimalkan Ibadah Ramadan, Pahala Melimpah!

Mobil matic lebih simpel karena bisa langsung menurunkan transmisi gigi dari gigi 4 ke gigi 1.

2. Gunakan rem tangan

Penggunaan rem tangan untuk mengatasi rem blong harus dilakukan sangat hati-hati. Pastikan kamu bisa mengatur tekanan rem agar tidak kehinlangan kendali dan membahayakan orang lain.

3. Lampi hazard dan klakson

Menekan klakson dan menyalakan lampu hazard saat mengalami rem blong menjadi simbol untuk pengendara lain bahwa kamu sedang mengalami rem blong.

4. Mengguncang bagian pedal rem

Terkadang penyebab rem blong bisa saja dari ganggua sistem sehingga kita mencoba menggoyangkan pedal rem agar kendaraan sedikt melaju pelan.

5. Menabrak benda lunak

Jika langkah-langkah di atas gagal, carilah jalur penyelamat (emergency safety area) yang biasanya tersedia di jalan menurun. Jika tidak ada, carilah benda yang relatif “lunak” untuk menghentikan laju, seperti gundukan pasir, semak belukar, atau daerah berlumpur. Menabrakkan mobil ke sesuatu yang bisa menyerap benturan adalah pilihan terakhir untuk menghentikan laju sebelum jatuh ke jurang atau menabrak kendaraan lain.mobil kesana. Menabrakkan mobil ke sesuatu yang lambat bisa menghentikan lajunya.

0 Komentar