Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang

Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang. (Foto: Disway)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan harus sangat kita syukuri, sebagian orang tidak bisa bertemu kembali dengan bulan Ramadhan, mari kita tingkatkan ibadah kita di bulan ini. berikut teks khutbah sholat Jum’at.

Khutbah Pertama

[Pembukaan: Hamdalah, Syahadat, Shalawat, dan Wasiat Taqwa] (Dimulai dengan membaca rukun khutbah dalam bahasa Arab)

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Pertama-tama, marilah kita bersyukur. Hari ini kita masih diberi napas, masih bisa melangkah ke masjid, dan yang paling istimewa: kita masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Baca Juga:Lirik Sholawat Jibril Versi Pendek dan Panjang: Rahasia Pembuka Pintu Rezeki!3 Ide Resep Tahu Gulung Lezat untuk Takjil: Dari Telur Hingga Mozzarella!

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah, [2]: 183).

Kalau kita lihat ke belakang, tahun lalu mungkin kita masih shalat bareng sahabat, orang tua, atau tetangga kita. Tapi tahun ini, ada di antara mereka yang kursinya sudah kosong. Nama mereka sudah tertulis di batu nisan. Ini adalah pengingat keras buat kita bahwa Ramadhan bukanlah sebuah kepastian, melainkan sebuah undangan eksklusif dari Allah.

Jamaah sekalian,

Kenapa tema “Kesempatan yang Tidak Terulang” ini penting? Karena sifat dasar manusia adalah sering meremehkan apa yang masih dimiliki.

Kita sering berpikir, “Ah, hari ini ibadahnya santai dulu deh, kan masih ada besok. Tarawihnya absen dulu, kan masih ada malam-malam berikutnya.” Padahal, tidak ada satu pun jaminan dari Allah bahwa kita akan menemui adzan Maghrib nanti sore, apalagi menemui Ramadhan tahun depan.

Rasulullah SAW pernah bersabda yang intinya sangat dalam: “Merugilah, celakalah, orang yang menjumpai Ramadhan namun hingga Ramadhan berakhir, dosanya belum diampuni oleh Allah.” (HR. Tirmidzi).

Kenapa bisa celaka? Karena Ramadhan itu ibarat “Promo Besar-besaran” dari Allah. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, setan dibelenggu, dan pahala dilipatgandakan. Kalau dalam kondisi semua fasilitas sudah dimudahkan saja kita masih malas ibadah, lantas mau menunggu momentum apa lagi supaya kita bisa bertaubat?

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini seolah-olah ini adalah Ramadhan Terakhir kita.

0 Komentar