5 Kesalahan Penggunaan Concealer yang Bikin Make Up Abu-Abu dan Solusinya

Tips dan trik penggunaan concealer agar tidak keliru
Tips dan trik penggunaan concealer agar tidak keliru. (Pexels)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Color theory merupakan prinsip dasar dalam dunia makeup yang memanfaatkan roda warna untuk menetralkan ketidaksempurnaan kulit, dan concealer menjadi alat utamanya. Hal in biasanya dideskripsikan tentang warna berlawanan yang saling membatalkan, seperti hijau yang “memadamkan” merah, sehingga kulit terlihat mulus tanpa cakey.

Pada penelitian yang dilakukan Anik Maghfiroh, Haniyah Fitri Nur Baiti, dkk di Universitas Negeri Semarang yang berjudul Pengaruh Teori Warna (Colour Theory) Terhadap Penerapan Make Up Pada Tampilan Wajah, roda warna membagi pigmen menjadi primer (merah, kuning, biru) dan sekunder, dengan prinsip komplementer: oranye menetralkan biru keunguan, hijau lawan merah, dan ungu lawan kuning. Dalam concealer makeup, hal ini disebut dengan color correcting, yaitu teknik untuk koreksi warna sebelum lapis concealer netral, dan menghasilkan warna kulit yang lebih merata, bukan sekadar menutupi tapi juga menyamarkan secara optik, ideal untuk pemula hingga pro MUA.

Pengaplikasian Concealer Sesuai Masalah Kulit

  • Jerawat kemerahan atau breakout: Pakai hijau untuk netralkan inflamasi. Aplikasikan dengan cara oles tipis, blend, lalu tutup concealer kulit senada.
  • Lingkaran hitam kebiruan (dark circles): Orange/peach untuk kulit medium-gelap, kuning untuk kulit yang cenderung pucat, dan dapat mencerahkan tanpa terlihat abu-abu.
  • Kusam kekuningan atau memar: Ungu/lavender bantu mencerahkan dan samarkan kapiler pecah.
  • Kulit netral tanpa masalah kulit besar: Beige/ivory untuk highlight ringan.

Untuk pengaplikasian, concealer dengan tekstur creamy atau liquid paling mudah diblend dengan beauty sponge basah, aplikasikan tepuk-tepuk agar tak terlihat retak.

Baca Juga:4 Step Jitu Atasi Kulit Perih Pasca Berjemur di PantaiTetap Stylish dan Tidak Membosankan, Terapkan Color Theory Untuk Upgrade Fashion-mu

Teknik Aplikasi Complexion Berdasarkan Color Wheel

Pengaplikasian makeup menggunakan color corrector dimulai dengan primer, lalu gunakan color corrector di area bermasalah, aplikasikan dengan cara di-tap-tap, jangan digosok. Lapis concealer 1-2 shade lebih terang dari foundation, lalu set dengan powder translucent. Sesuaikan undertone: kuning/emas untuk warm skin, pink untuk cool. Contoh: Kulit sawo matang sering butuh peach untuk mata panda, sedangkan hijau untuk jerawat.

Kesalahan Umum Menggunakan Color Corrector

Mengaplikasikan color theory pada concealer sering gagal karena pemahaman roda warna yang keliru, menghasilkan kulit justru tampak abu-abu atau cakey. Berikut kesalahan umum beserta cara hindarinya, berdasarkan prinsip komplementer warna.

0 Komentar