JATINANGOR EKSPRES – Teh peppermint merupakan minuman herbal yang menyegarkan, dibuat dari daun peppermint segar atau kering yang kaya aroma mentol alami. Rasa dingin yang lembut langsung terasa di lidah saat diseruput panas maupun dingin, sementara daunnya berbentuk hijau lancip dari tanaman Mentha piperita, hibrida dari peppermint dan spearmint yang subur di iklim sejuk Eropa dan Asia.
Mengutip AloDokter, peppermint mulai dibudidayakan di Inggris pada abad ke‑18 sebagai tanaman obat tradisional, dengan daun muda dipanen saat musim panas untuk memperoleh minyak atsiri maksimal. Di Indonesia, varietas lokal kini ditanam di dataran tinggi seperti Bandung dan Malang, dengan panen sekitar dua kali setahun, lalu daunnya dikeringkan di tempat teduh atau langsung direbus untuk membuat teh murni tanpa pestisida.
Kandungan Gizi Pada Peppermint
Teh peppermint sangat ringan kalori, setiap penyajian satu cangkir hanya sekitar 8 kkal tanpa gula dan tanpa kafein, sehingga aman untuk penderita maag ringan maupun ibu hamil setelah trimester pertama (dengan konsultasi dokter). Minuman ini mengandung polifenol, mentol, cineole, dan limonene yang berperan sebagai antioksidan dan membantu kinerja pencernaan, plus sedikit vitamin C serta mineral magnesium, kalium, dan zat besi.
Baca Juga:5 Kesalahan Penggunaan Concealer yang Bikin Make Up Abu-Abu dan Solusinya4 Step Jitu Atasi Kulit Perih Pasca Berjemur di Pantai
Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Teh Peppermint
Teh peppermint dikenal membantu meredakan sakit perut, kembung, dan gejala sindrom iritasi usus besar berkat efek rileks mentol pada otot saluran cerna. Minumnya setelah makan berat bisa mengurangi mual, gas, dan meninggalkan napas serta mulut terasa segar hingga sekitar dua jam. Aroma mintnya juga berfungsi sebagai aromaterapi ringan seperti mengurangi stres, menenangkan sistem saraf parasimpatis, dan membantu orang susah tidur atau merasa cemas.
Cara Membuat Teh Peppermint Sendiri
Untuk membuat teh peppermint rumahan, gunakan sekitar 10-15 daun segar yang sudah dicuci bersih atau 1 sdt daun kering, masukkan ke dalam 250 ml air mendidih, lalu biarkan seduh selama 5-7 menit dengan tutup rapat agar minyak atsiri tidak menguap. Saring teh, lalu tambahkan madu dan sedikit perasan lemon untuk rasa manis-asam yang seimbang. Teh bisa disajikan panas pada pagi hari atau dingin dengan es batu dan irisan mentimun, bahkan dicampur jahe untuk sensasi hangat di perut atau kombinasikn dengan jahe atau lemon untuk efek “detox” ringan.
