JATINANGOR EKSPRES – Manusia makhluk sosial yang menyukai keramaian bersama orang lain. Saat bersama orang lain, manusia akan mengalami kehidupan seperti mengobrol, bercerita, bahkan bercanda. Meskipun ada istilah orang introvert, akan tetapi hakikatnya manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk hidup.
Manusia ada yang memiliki tipe ekstrovert, yaitu tipe kepribadian yang mendapatkan energi, antusiasme, dan motivasi melalui interaksi sosial, lingkungan luar, dan keramaian. Meski berada di tempat ramai, manusia sering mengalami kesepian.
Rasa kesepian ini disebabkan karena banyak faktor, salah satunya kurang bergaul dengan lingkungan sekitar. Kesepian menyebabkan penurunan terhadap self-esteem, yaitu seseorang tidak meyakini dan tidak percaya kepada diri sendiri, serta hilangnya motivasi untuk produktif. Ini akan berbahaya untuk kehidupan di masa depan.
Baca Juga:Bahaya Kesepian! Setara Merokok Satu Bungkus Sehari dan Bisa Turunkan Self-EsteemPentingnya Berpikir Kritis di Era Informasi Untuk Bekal Menghadapi Tantangan Masa Depan
Banyak cara untuk mengatasi rasa kesepian. Berikut beberapa tips agar kamu terhindar dari rasa kesepian:
Cari atau Terima Orang Lain
Hakikatnya manusia membutuhkan orang lain untuk hidup, minimal pada hubungan pertemanan. Bohong jika ada orang yang tidak membutuhkan orang lain. Bertemu orang baru atau mempertahankan orang lama itu pilihan masing-masing, tergantung bagaimana cara kita menjalaninya.
Zaman modern seharusnya menjadi keuntungan buat kita untuk tidak mengalami kesepian karena begitu banyak cara untuk selalu terhubung dengan orang lain. Menurut riset, kita hanya butuh waktu dua minggu sekali bertemu seseorang untuk tetap mempertahankan hubungan yang baik.
Kesepian bukanlah tanda kelemahan, melainkan pengingat bahwa jiwa kita haus akan koneksi. Di tengah kesibukan Jatinangor yang padat, jangan biarkan diri Anda tenggelam dalam kesendirian yang destruktif. Meluangkan waktu dua minggu sekali untuk sekadar minum kopi atau berbagi cerita dengan teman lama bisa menjadi “obat” yang ampuh bagi kesehatan mental kita. Ingatlah, manusia tidak dirancang untuk berjalan sendirian selamanya. Bukalah pintu komunikasi, sambutlah kehadiran orang lain, dan biarkan energi positif mengalir kembali ke dalam hidup Anda.
