JATINANGOR EKSPRES, TANJUNGSARI – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, mulai menunjukkan tren stabil pasca perayaan Idulfitri 2026. Namun, kondisi berbeda justru terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang masih bertahan di harga tinggi.
Berdasarkan pantauan pada Rabu (8/4/2026), harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp80 ribu per kilogram. Angka ini tergolong tinggi dan belum mengalami penurunan sejak sebelum Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, sejumlah bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, telur, dan sayuran justru cenderung stabil, bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan harga. Kondisi ini dipengaruhi oleh mulai normalnya distribusi barang dan menurunnya daya beli masyarakat setelah momen Lebaran.
Baca Juga:5 Cara Mudah Memulai Investasi untuk Pemula Tanpa Ribet10 rekomendasi game offline, main tetap seru walaupun tanpa internet
Petugas Pasar Tanjungsari, Cepi, mengatakan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok saat ini sudah kembali terkendali. Pasokan barang dari distributor juga sudah kembali lancar dibandingkan saat menjelang Lebaran.
“Untuk harga cabai merah dijual Rp80 ribu per kilogram. Harga ini sudah bertahan sejak sebelum hari raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, stabilnya harga kebutuhan pokok lainnya tidak lepas dari menurunnya permintaan masyarakat. Setelah puncak konsumsi saat Lebaran, aktivitas belanja warga mulai kembali normal sehingga turut memengaruhi harga di pasaran.
Meski demikian, tingginya harga cabai rawit merah masih menjadi perhatian, terutama bagi para pedagang dan konsumen. Fluktuasi harga komoditas ini kerap terjadi dan dipengaruhi oleh faktor pasokan serta kondisi cuaca.Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap bijak dalam berbelanja serta menyesuaikan kebutuhan, sementara pemerintah diharapkan terus memantau pergerakan harga agar tetap stabil di pasaran. (kos)
