JATINANGOR EKSPRES – Bubur sumsum terasa sempurna ketika teksturnya lembut, licin, dan tidak menggumpal. Mengingat perlu telatan dalam membuat bubur sumsum, tidak jarang banyak penjual atau ibu rumah tangga justru mengalami kegagalan saat membuatnya karena beberapa kesalahan yang sering dianggap sepele. Berikut beberapa kesalahan umum dalam membuat bubur sumsum yang perlu diperhatikan agar hasilnya tetap lezat dan menggugah selera.
1. Menggunakan Tepung Beras Berkualitas Buruk
Kesalahan pertama yang sering membuat bubur sumsum kurang lembut adalah menggunakan tepung beras yang sudah lama atau rusak. Mengutip dari blog Rose Brand, tepung beras yang terlalu lama disimpan bisa basah, berbau tengik, atau menggumpal sejak awal, sehingga meskipun diaduk rata, bubur tetap terasa kasar dan menggumpal. Sebaiknya pilih tepung beras yang baru, berkualitas baik, dan bila perlu diayak sebelum dicampur santan atau air untuk memastikan tidak ada gumpalan kecil.
2. Santan Terlalu Kental
Menggunakan santan yang terlalu kental juga menjadi salah satu faktor utama bubur sumsum menjadi berminyak dan menggumpal. Banyak orang asal menuang santan kental langsung dari serutan kelapa tanpa mencampurnya dengan air, sehingga adonan terlalu pekat dan sulit bercampur merata. Agar bubur lebih halus, sebaiknya gunakan santan dengan kekentalan sedang, atau campurkan santan kental dengan sedikit air terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke tepung beras.
Baca Juga:Teknik Merebus Pasta yang Benar agar Tidak Lembek dan Tidak Saling Menempel5 Kriteria Minyak Wijen Berkualitas untuk Dapur Rumah Anda
3. Tidak Mengaduk Adonan Sebelum Api Dinyalakan
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah mencampur tepung beras dan santan di atas api yang sudah menyala. Saat api sudah dinyalakan, panas akan langsung membuat tepung menempel di dasar panci dan menggumpal. Mengutip dari blog Kuliner Kota, cara yang benar adalah mengaduk rata tepung beras dengan santan atau air dalam keadaan api belum menyala, baru kemudian nyalakan api dan terus diaduk pelan-pelan sampai bubur mulai mengental.
4. Mengaduk Terlalu Jarang
Kesalahan paling sering adalah mengaduk adonan hanya sesekali. Bubur sumsum yang makin lama makin mengental sangat sensitif terhadap panas. Jika adonan bubur sumsum jarang diaduk, bagian bawah akan mudah gosong dan menggumpal, sementara bagian atas terasa encer. Pengadukan harus dilakukan secara terus-menerus dan menyentuh dasar panci, terutama saat bubur mulai mengental dan mengeluarkan letupan-letupan kecil.
