Sehari Diterjang Bencana, Jalur Cadas Pangeran Sempat Lumpuh Total

Sehari Diterjang Bencana, Jalur Cadas Pangeran Sempat Lumpuh Total
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengaku penanganan longsor Cadas pangeran berlangsung cukup lama.
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES — Rentetan bencana terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sumedang, Rabu (8/4/2026). Mulai dari longsor yang menutup total Jalur Cadas Pangeran hingga banjir di sejumlah titik, semuanya dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak sore hari.

Peristiwa longsor di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di wilayah Kecamatan Pamulihan, terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Material tanah bercampur pepohonan yang terbawa longsoran menutup seluruh badan jalan, membuat arus lalu lintas dari dua arah tidak dapat melintas sama sekali.

Baca Juga:Hujan Deras Picu Banjir di Sumedang Utara, 77 Jiwa TerdampakLongsor Cadas Pangeran Tutup Jalur Bawah, Arus Dialihkan Lewat Tol dan Alat Berat Disiagakan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan penanganan longsor tersebut berlangsung cukup lama.

Tim gabungan harus bekerja keras menyingkirkan material yang menutup jalan selama berjam-jam.

“Alhamdulillah, proses pembersihan sudah selesai sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi. Kurang lebih memakan waktu 6 sampai 7 jam,” ujar Bambang saat ditemui di wilayah Sumedang Selatan, Kamis (9/4/2026).

Dalam proses evakuasi material longsor, BPBD tidak bekerja sendiri.

Sejumlah unsur terlibat, mulai dari TNI, Polri, relawan hingga masyarakat sekitar yang turut membantu mempercepat penanganan di lapangan.

Tak hanya di Cadas Pangeran, bencana juga terjadi di wilayah lain. Longsor dilaporkan terjadi di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, bahkan menyebabkan satu orang dilaporkan hilang tertimbun material tanah.

Selain itu, banjir juga merendam beberapa titik di Sumedang.

Di antaranya kawasan Padasuka serta lingkungan SD Sukasirna 1 dan 2 di Kelurahan Regol Wetan, yang turut terdampak luapan air akibat hujan deras.

Bambang menjelaskan, kejadian bencana yang terjadi hampir bersamaan ini dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi.

Baca Juga:Kasat Lantas: Motor Nyalip dari Kiri, Pengendara Tewas di TempatMenu MBG di SMPN 1 Cimanggung Diduga Kurang Diminati? Sekolah: Tak Sampai 100

Berdasarkan informasi dari BMKG, potensi hujan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Meski Jalur Cadas Pangeran kini sudah bisa dilalui kendaraan, pihak BPBD tetap mengingatkan pengguna jalan untuk waspada. Kondisi jalur dinilai aman selama tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami imbau kepada pengguna jalan, jika hujan deras sebaiknya berhenti dan menepi terlebih dahulu. Alternatif lain bisa menggunakan Tol Cisumdawu untuk menghindari risiko longsor,” katanya.

0 Komentar