JATINANGOR EKSPRES – Brigita Sriulina Beru Meliala, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Idgitaf, merilis lagu baru yang berjudul “Mungkin di Depan Buram”. Lagu baru tersebut diciptakan langsung oleh Idgitaf, serta diproduseri oleh Michael Rodovan dan Ricco. Lagu ini telah resmi rilis pada 15 April 2026.
Lagu “Mungkin di Depan Buram” memiliki makna yang sangat dalam. Pasalnya, lagu ini menggambarkan perjalanan batin seseorang yang sempat kehilangan semangat hidup dan akhirnya kembali menemukannya. Lagu ini mengusung nuansa spiritual yang sangat emosional terkait rasa duka serta proses bangkitnya seseorang dari masa kelam.
Berikut lirik lagu “Mungkin di Depan Buram” – Idgitaf:
Aku berduka
Atas apiku yang lama padam
Sampai kutemukanmu
Pintu terbuka
Saat ada doamu di sana
Jadi kesempatan
Ku di perjalanan
Kau menemukanku
Dan selamatkanku
Mungkin di depan buram
Mungkin di depan seram
Tapi tak bisa kubaca mana arahku
Yang tak berakhir selain di pelukanmu
Di kegelapan
Kita bertemu di kegelapan
Mencoba bertahan di satu genggaman
Dari yang sudah lama mati tumbuh harapan
Seperti Musa yang membelah lautan merah
Menembus segala kemustahilan
Mungkin di depan buram
Mungkin di depan seram
Tapi tak bisa kubaca mana arahku
Yang tak berakhir selain di pelukanmu
Mungkin di depan buram
Mungkin di depan seram
Tapi tak bisa kubaca mana arahku
Yang tak berakhir selain di pelukanmu
Kuselamatkanmu
Kau selamatkanku
Idgitaf kembali membuktikan kemampuannya dalam merajut kata-kata sederhana menjadi pesan yang sangat kuat dan relevan dengan kehidupan banyak orang. “Mungkin di Depan Buram” adalah sebuah pengingat bahwa meskipun masa depan terkadang terlihat menakutkan dan penuh ketidakpastian, genggaman tangan yang tepat dan doa yang tulus mampu menjadi kompas yang menuntun kita pulang. Lagu ini bukan sekadar karya musik, melainkan sebuah pelukan hangat bagi siapa saja yang sedang berjuang menembus kemustahilan hidup.
