Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor, Lima Pengendara Motor Jadi Korban

Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor, Lima Pengendara Motor Jadi Korban
Saat kejadian, pohon roboh dan menimpa lima sepeda motor yang tengah melintas di jalur nasional.
0 Komentar

JATINANGOR EKPRES – Sebuah pohon flamboyan tumbang di Jalan Nasional Bandung-Cirebon tepatnya di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Dusun Warung Kalde, RT 03 RW 02, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah tertimpa pohon yang roboh ke badan jalan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, pohon yang tumbang diduga sudah dalam kondisi lapuk. Saat kejadian, pohon roboh dan menimpa lima sepeda motor yang tengah melintas di jalur nasional tersebut.

Akibat insiden itu, lima orang mengalami luka-luka dengan rincian satu korban dalam kondisi kritis, dua korban luka berat, dan dua korban lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Unpad untuk mendapatkan penanganan medis.Kepala BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Penanganan dilakukan bersama unsur gabungan untuk mempercepat evakuasi dan pemulihan kondisi lalu lintas.

Baca Juga:Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren AttaqwaMengenal Asas Kontradiktur Delimitasi, Kunci Kepastian Batas Bidang Tanah

“Petugas segera melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan agar proses evakuasi berjalan cepat serta tidak menimbulkan gangguan yang lebih luas terhadap pengguna jalan,” kata Bambang.

Evakuasi pohon tumbang melibatkan BPBD, TNI, Polri, SAR Brimob Jawa Barat, PLN, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Setelah proses pembersihan selesai dilakukan, arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Sumedang akan melakukan mitigasi dengan berkoordinasi bersama dinas dan instansi terkait serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk melakukan penebangan maupun pemangkasan pohon-pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Bambang juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di kawasan yang rawan pohon tumbang, terutama ketika cuaca ekstrem terjadi. Warga yang menemukan pohon berpotensi membahayakan diharapkan segera melaporkannya kepada petugas terkait atau menghubungi layanan kegawatdaruratan 112.

“Kami mengimbau seluruh warga masyarakat agar berhati-hati saat melintas di lokasi-lokasi rawan pohon tumbang. Jika menemukan kondisi yang membahayakan, segera informasikan kepada petugas atau menghubungi layanan darurat 112 agar dapat ditangani secepatnya,” pungkasnya. (kos)

0 Komentar