MPLS SMAN 2 Cimalaka Tanamkan Karakter Panca Waluya

MPLS SMAN 2 CIMALAKA
MEMAPARKAN: Kapolsek Cimalaka AKP Muhyidin SH MH memberikan materi etika dan keselamatan berkendara kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ketiga di SMAN 2 Cimalaka, baru-baru ini.(Achmad/Sumeks)
0 Komentar

DI SMAN 2 Cimalaka, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak dipandang sekadar agenda penyambutan peserta didik baru. Sekolah berupaya menjadikan pekan pertama tahun ajaran sebagai ruang membangun karakter sekaligus menanamkan nilai-nilai yang akan menjadi bekal siswa selama menempuh pendidikan.

Sebanyak 317 peserta didik baru yang terbagi dalam delapan rombongan belajar mengikuti rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema Bersama Membangun Generasi Berkarakter, Berprestasi, dan Berbudaya dalam Lingkungan Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Jumat (17/7/2026), para siswa mendapatkan materi mengenai etika berkendara yang disampaikan langsung oleh Kapolsek Cimalaka, AKP Muhyidin SH MH. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran berlalu lintas sejak dini, mengingat sebagian siswa mulai aktif menggunakan kendaraan menuju sekolah.

Baca Juga:SMPN 1 Cimanggung Inisiatifkan Sisa MBG jadi Pakan TernakSMPN 1 Cimanggung Bantah Menu MBG Tak Layak, SPPG Tegaskan SOP Dijalankan Ketat

Kepala SMAN 2 Cimalaka Sopian Trenggana SPd MPd melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Afriyani Sadiah SS, mengatakan seluruh materi MPLS mengacu pada pedoman Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, terutama implementasi nilai-nilai Panca Waluya yang menjadi ruh pendidikan karakter di sekolah.

“Pada hari ketiga, peserta didik mendapatkan materi etika berkendara yang disampaikan langsung oleh personel Polsek Cimalaka,” ujarnya.

Sebelumnya, para peserta didik juga telah memperoleh pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumedang.

Menurut Afriyani, pendidikan karakter tidak bisa dibangun hanya melalui ruang kelas. Karena itu, sekolah melibatkan berbagai instansi agar siswa memperoleh wawasan dari para praktisi yang berhadapan langsung dengan persoalan di masyarakat.

Kolaborasi tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, BNN Kabupaten Sumedang, hingga Puskesmas Cimalaka. Masing-masing memberikan materi sesuai bidangnya, mulai dari kedisiplinan, bahaya narkoba, kesehatan remaja, hingga keselamatan berlalu lintas.

Khusus dari Puskesmas Cimalaka, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi. Para siswa juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah awal memetakan kondisi kesehatan peserta didik sejak memasuki lingkungan sekolah.

Afriyani menjelaskan, tujuan utama MPLS tahun ini adalah menanamkan nilai-nilai Panca Waluya agar menjadi pedoman perilaku peserta didik selama menjalani pendidikan di SMAN 2 Cimalaka.

0 Komentar