JATINANGOR EKSPRES – Bagi mahasiswa atau pekerja yang merantau ke Jatinangor, tantangan terbesar bukanlah tugas kuliah yang menumpuk atau kemacetan di depan gerbang Unpad, melainkan melawan rasa rindu pada rumah khususnya pada masakan ibu.
Di tengah gempuran kafe kekinian dan franchise ayam goreng yang menjamur, muncul sebuah primadona tersembunyi: Cita Rasa Masakan Ibu. Warung nasi ini bukan sekadar tempat makan, melainkan “suaka” bagi perut dan kantong anak rantau.
1. Kedai Aluna 76 Kedai Aluna 76 hadir sebagai destinasi kuliner baru yang berhasil memadukan konsep warmindo modern dengan suasana tempat nongkrong yang chill.
Baca Juga:Bedah Isi Jatos: Mall Penyelamat Tanggal Tua Mahasiswa Jatinangor.Kesalahan yang Sering Dilakukan Banyak Orang Saat Memulai Bisnis
Keunikan utama yang menjadi daya tarik kedai ini adalah sistem refill nasi sepuasnya, sebuah penawaran yang sulit ditolak bagi para pecinta kuliner. Tidak hanya nasi, pengunjung juga dimanjakan dengan akses gratis untuk menambah sambal dan lalapan sepuas hati, menjadikan pengalaman makan di sini terasa sangat mengenyangkan tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Bicara soal rasa, Ayam Kremes menjadi menu best seller yang paling diburu karena teksturnya yang renyah dan bumbunya yang meresap. Namun, bagi Anda yang ingin mencoba variasi lain, Kedai Aluna 76 juga menyajikan beragam pilihan menu variatif yang tak kalah menggoda selera.
Dengan harga yang sangat terjangkau dan atmosfer yang nyaman, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa karena mudah di temukan Raya Jl. Raya Jatinangor No.163, Hegarmanah, Kecamatan , Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
2. Ayam Goreng NelongsoBelum lengkap rasanya ke Jatinangor tanpa mencicipi “kuliner sejuta mahasiswa”. Ayam Goreng Nelongso adalah penyelamat di segala situasi.
Dikenal dengan aneka pilihan sambalnya yang pedas nampol dan harga yang sangat murah, tempat ini selalu ramai oleh mahasiswa maupun wisatawan yang ingin makan kenyang tanpa menguras kantong.
Meski berasal dari Jawa Timur, cabangnya di Jatinangor tidak pernah sepi. Harganya yang sangat murah dengan berbagai pilihan sambal menjadikannya tempat makan “penyelamat” mahasiswa di tanggal tua maupun wisatawan yang ingin makan kenyang.
3. Warteg Sumber Berkah DjatinangorBerada di kawasan Jatinangor, sebuah warung tegal hadir dengan konsep yang cukup unik dan berbeda dari biasanya. Mengusung tema retro, tempat ini menawarkan kesan estetik yang kuat melalui atmosfer yang membawa setiap pengunjungnya seolah melakukan perjalanan kembali ke masa lalu. Desain interior dan nuansa klasiknya menciptakan ruang yang nyaman, menjadikannya lebih dari sekadar tempat makan, melainkan destinasi yang memanjakan mata.
