JATINANGOR EKSPRES – Salicylic acid menjadi salah satu kandungan kandungan yang sangat ampuh meredakan jerawat, karena sifatnya yang oil-soluble dan dapat menembus pori-pori, mengangkat minyak berlebih dan mengangkat komedo. Beda dengan bahan AHA (glycolic) yang hanya di permukaan saja. Bahan ini sering ditemukan pada skincare untuk oily/acne-prone.
Salicylic acid pada umumnya bekerja sebagai eksfoliasi kimia, dengan konsentrasi dari mulai terendah 0.5-2% untuk cleanser/toner, 2-5% untuk spot treatment, dan lebih dari 10% untuk resep khusus dokter kulit seperti chemical peel.
Manfaat Utama Salicylic Acid
Mengutip Journal Dermatology, kandungan pada salicylic acid yang dapat larut minyak dan mengangkat sel kulit mati dan kurangi blackhead 40% dalam 4 minggu. Selain itu, salicylic acid juga mengandung anti-Inflamasi yang dapat murangi kemerahan jerawat 30%, dan mempercepat penyembuhan papula/pustula. Kandungannya yang fokus untuk kulit berminyak dan berjerawat juga mampu mengontrol minyak berlebih, memberikan kulit terasa lebih halus, meregenerasi sel kulit, dan memudarkan bekas jerawat serta garis halus. Melansir VeryWellHealth, bahan ini merupakan zat anti-bakteri terutama P.acnes, yang dapat membantu mencegah jerawat baru.
Baca Juga:Skincare All-in-One: Efektif Waktu atau Over Claim?Kuliner Peranakan yang Familiar Disajikan Selama Bulan Ramadhan
Cara Penggunaan Aman
Untuk pemula, gunakan cleanser salicylic acid 0.5% saat pagi dan malam, setelah itu gunakan moisturizer ceramide, dan sunscreen di pagi hari. Sedangkan bagi yang sudah terbiasa, gunakan toner dengan kandungan salicylic acid 1-2% di malam haru, aplikasikan 3x seminggu. Untuk layering, gunakann salicylic acid sebagai post-cleanser atau pre-moisturizer. Hindari penggunaan skincare mengandung retinol/vit C bersamaan.
Efek Samping & Tips
Salicylic acid merupakan bahan aktif sehingga memungkinkan adanya iritasi pada kulit seperti kering atau kemerahan. Jika sudah terjadi, kurangi frekuensi penggunaan dan gunakan skincare yang dapat menguatkan barrier (panthenol). jika terjadi purging, lakukan hal yang sama. Untuk ibu hamil dan menyusui, hindari skincare berbahan silcylic acid dengan konsentrasi lebih dari 2% karena dapat menyebabkan rosacea parah dan membuat kulit super kering. Ketika pagi hari setelah menggunakan salicylic acid di malam hari, gunakan sunscreen.
