JATINANGOR EKSPRES – Bulan Ramadan sering kali menjadi ujian ganda bagi kaum muslimin, menahan lapar di siang hari dan menahan “lapar mata” saat menjelang berbuka.
Ironisnya, pengeluaran di bulan puasa sering kali justru membengkak dibandingkan bulan-bulan biasa karena godaan takjil yang berjejer di pinggir jalan.
Aroma gorengan hangat dan segarnya es campur seolah memiliki kekuatan hipnotis yang membuat kita lupa akan saldo tabungan.
Baca Juga:Bukan Karena Tak Layak, Tapi Karena Istimewa: 6 Golongan Orang yang Diperbolehkan Tidak BerpuasaAnti Sayur Club Wajib Coba! Resep Sayur Yang Dijamin Bikin Ketagihan
Padahal, dengan sedikit strategi dan kesadaran penuh, kita bisa tetap menikmati momen berburu takjil tanpa harus menguras dompet secara berlebihan.
1. Disiplin dengan Anggaran Harian
Langkah pertama yang paling krusial adalah menetapkan plafon anggaran harian khusus untuk jajan takjil.
Masalah utama finansial di bulan Ramadan biasanya bukan pada harga makanannya yang mahal, melainkan pada ketidaksadaran kita akan akumulasi pengeluaran kecil yang terus berulang selama 30 hari.
Misalnya, jika kamu menetapkan maksimal Rp20.000 per hari, maka patuhilah angka tersebut.
Salah satu trik paling ampuh untuk menjaga kedisiplinan ini adalah dengan membawa uang tunai pas saat pergi ke pasar takjil.
Tanpa akses mudah ke dompet digital atau uang kembalian yang besar, otak kamu akan secara otomatis melakukan kalkulasi prioritas untuk memilih makanan mana yang benar-benar ingin dibeli.
2. Gunakan Strategi Berbuka Bertahap di Rumah
Secara biologis, saat perut kosong dan kadar gula darah menurun, otak kita akan mengirimkan sinyal “darurat” yang membuat semua makanan terlihat sangat menggiurkan.
Baca Juga:Menumbuhkan Empati Anak Sejak Dini Melalui Kebiasaan Sedekah di Bulan RamadanSeharga Butiran Debu atau Sekuat Batu? 5 Hal Remeh yang Sering Kita Abaikan Padahal Bisa Menghapus Seluruh Pah
Inilah alasan mengapa kita sering membeli makanan secara berlebihan yang ujung-ujungnya tidak termakan.
Untuk menyiasatinya, cobalah untuk berbuka dengan air putih dan kurma di rumah terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk keluar berburu takjil.
Setelah perut terisi sedikit cairan dan gula alami, rasa lapar yang meledak-ledak akan mereda, sehingga kamu bisa berpikir lebih rasional dan tidak lagi tergoda untuk memborong seluruh isi dagangan penjual di pinggir jalan.
3. Belanja dengan Presisi dan Rencana Matang
Jangan pernah pergi ke pasar takjil tanpa rencana yang jelas karena tempat tersebut adalah medan perang godaan.
