JATINANGOR EKPRES, CISITU – Warga Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang di wilayah tersebut.
Kerusakan yang sudah berlangsung cukup lama itu dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pengguna jalan.
Salah seorang warga, Imelda, mengatakan jalan tersebut sering dilalui warga yang hendak ke pasar maupun para petani menuju sawah.
Baca Juga:Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar : Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan4.500 Guru Ngaji Diniyah di Sumedang Terima Insentif Rp9 Miliar dari Pemkab
Namun kondisi jalan yang sempit dan berlubang kerap menimbulkan kemacetan ketika kendaraan berpapasan.
“Ya, sangat mengganggu sih soalnya kan banyak lalu lintas kayak warga sekitar yang ke pasar atau para petani yang mau ke sawah dan lain-lain. Terus kayak mengganggu perjalanannya, soalnya dengan kondisi jalan yang rusak kadang suka macet apalagi kalau ada dua mobil yang lewat papasan begitu,” ujar Imelda kepada Sumeks, Selasa (10/3).
Ia menambahkan, salah satu titik yang paling dikhawatirkan warga berada di sekitar area jembatan desa. Di lokasi tersebut terdapat lubang berukuran cukup besar yang dinilai sangat berbahaya bagi pengendara, baik sepeda motor maupun mobil.
Kondisi jalan menjadi semakin berisiko ketika musim hujan tiba. Permukaan jalan yang sebagian masih bercampur tanah membuat jalur tersebut menjadi licin dan berlumpur. Selain itu, lubang yang tertutup genangan air sering kali tidak terlihat oleh pengendara.
“Kalau hujan lebih bahaya lagi karena licin. Lubang juga sering tertutup air, jadi tidak kelihatan. Itu sangat rawan menyebabkan pengendara jatuh,” katanya.
Warga mengaku telah menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan tersebut kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh. Perbaikan yang pernah dilakukan sebelumnya dinilai hanya bersifat sementara.
Warga menduga minimnya perhatian terhadap jalan tersebut disebabkan statusnya yang dianggap sebagai jalan desa. Padahal bagi masyarakat setempat, jalan itu merupakan akses utama untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Baca Juga:Polsek Cimanggung Siapkan Pengamanan Lebaran 2026, Warga Diimbau Titipkan Kendaraan dan Laporkan Saat MudikMencari Malam Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan, Kapan Tepatnya?
Warga berharap pemerintah dapat segera melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar serta untuk menghindari terjadinya kecelakaan.
“Harapannya cepat diperbaiki karena kondisinya cukup berbahaya. Apalagi menjelang Lebaran biasanya kendaraan yang lewat semakin banyak,” pungkas Imelda. (ka)
