JATINANGOR EKSPRES – Puasa Syawal menjadi amalan pelengkap yang bersifat sunnah setelah melaksanakan puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan. Puasa Syawal menurut keterangan memiliki keutamaan pahala puasa satu tahun penuh bagi siapa saja yang melaksanakannya. Pelaksanaan puasa Syawal baiknya dilaksanakan pada awal bulan Syawal, kecuali tanggal 1.
Setiap orang tidak memiliki waktu luang yang sama sehingga ada orang yang tidak bisa melaksanakan puasa sunnah di awal bulan Syawal. Akan tetapi, apakah puasa sunnah di bulan Syawal bisa dilakukan di akhir bulan?
Menurut Muhammad Shalih al-Munajjid, puasa sunnah Syawal bisa dilakukan kapan saja selama masih di bulan Syawal. Hal ini bertujuan agar umat Islam tetap dapat melaksanakan keutamaan puasa Syawal daripada tidak sama sekali.
Baca Juga:Gak Malu Masih Ngorok ? Ikuti 4 Tips Jitu Hilangkan Ngorok SelamanyaJangan Lewatkan Leg Day! Ini 3 Manfaat Besar Melatih Otot Kaki bagi Kesehatan Tubuh
Sedangkan menurut Imam Nawawi dalam kitab Syarah Nawawi ala Muslim: “Para pengikut mazhab Syafi’i berpendapat bahwa yang lebih utama menjalankan puasa enam hari secara berurutan setelah hari raya. Namun, andaikan dilakukan dengan dipisah-pisah atau dilakukan di akhir bulan Syawal, tetap mendapatkan keutamaan, karena secara hakikat dia telah mengiringi (puasa Ramadhan dengan puasa Syawal).”
Puasa Syawal boleh dilaksanakan kapan saja selama bulan Syawal. Para ulama sepakat bahwa waktu yang paling utama adalah segera setelah Idul Fitri, yaitu pada tanggal 2 hingga 7 Syawal secara berturut-turut.
Alasan keutamaan pelaksanaan di awal bulan:
- Menyegerakan kebaikan adalah sikap yang dicintai Allah.
- Menghindari halangan di akhir bulan yang bisa menyebabkan puasa tidak terlaksana.
- Menampakkan kesungguhan dalam mengikuti sunnah Nabi.
Makna “mengikutkan” (atba’ahu) lebih terasa karena dilakukan segera setelah Ramadhan. Namun, jika seseorang berpuasa di luar tanggal tersebut, meskipun tidak berurutan, tetap mendapatkan keutamaan puasa Syawal seolah-olah berpuasa wajib selama setahun penuh.
Islam adalah agama yang memudahkan umatnya dalam menjemput pahala. Jika kesibukan silaturahmi di awal Syawal membuat Anda belum sempat menunaikan puasa enam hari, sisa hari di akhir bulan ini adalah kesempatan emas yang jangan sampai terlewatkan.
