Dampak ekonomi dari penyelenggaraan kompetisi tersebut pun tercermin dalam kajian BRI Research Institute yang menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola kasta tertinggi nasional berpotensi menciptakan perputaran ekonomi sebesar Rp10,42 triliun pada 2024, dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Dampaknya menjangkau berbagai elemen dalam ekosistem sepak bola, mulai dari klub dan suporter hingga pelaku usaha dan UMKM.
Selain sepak bola, BRI juga secara konsisten mendukung penyelenggaraan MotoGP sebagai salah satu ajang olahraga internasional yang digelar di Indonesia. Keberadaan ajang tersebut mampu menarik penonton dari berbagai daerah sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga berbagai usaha pendukung lainnya.
Komitmen BRI dalam memperkuat ekosistem olahraga tersebut tidak berhenti pada dukungan penyelenggaraan kompetisi. BRI juga menempatkan keberlanjutan kesejahteraan atlet sebagai bagian penting dari dukungannya terhadap olahraga nasional. Peran ini tercermin ketika BRI dipercaya pemerintah menjadi bank penyalur bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali SEA Games Thailand 2025.
Baca Juga:Dampingi Usaha hingga Edukasi Keamanan Bertransaksi, Mantri BRI Hadir Dekat dengan Masyarakat di LubuklinggauDari Gadai Emas hingga KUR Mikro, Holding Ultra Mikro Bawa Mur Dwi Astuti Sukses Jadi Petani di Merauke
Dengan kapabilitas dan jaringan layanan yang dimiliki, BRI memastikan apresiasi negara kepada para insan olahraga berprestasi dapat tersalurkan secara efektif, aman, dan tepat sasaran.
Melalui pendekatan menyeluruh tersebut, BRI tidak hanya hadir saat kompetisi berlangsung atau ketika atlet mencapai podium, tetapi juga menggerakkan ekosistem ekonomi di sekitar olahraga serta membantu para atlet membangun masa depan yang lebih kuat setelah meninggalkan arena pertandingan.
Ke depan, BRI terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun industri olahraga nasional yang semakin maju, profesional, inklusif, dan kompetitif.
