Dan di tengah keinginan banyak destinasi wisata mengejar sebanyak mungkin pengunjung, Samalengoh justru memilih jalan yang lebih pelan: menjaga alam, mempertahankan nama kampung, dan berharap pertumbuhan wisata ikut menghidupkan masyarakat di sekitarnya.
“Harapannya Samalengoh bisa menghasilkan dan berkembang, terutama bagi pengelola. Mudah-mudahan jumlah kunjungan bisa meningkat dan ke depannya bisa menambah tenaga kerja,” pungkas Dadan.
