JATINANGOR EKSPRES – Meminum kopi atau teh terkadang menjadi kegiatan rutin setiap orang di pagi dan sore hari. Akan tetapi, apakah kamu tahu apa yang terjadi pada tubuh? Menurut penelitian, meminum kopi dan teh mampu menurunkan risiko kanker di area tertentu, khususnya di bagian kepala seperti mulut, tenggorokan, dan hidung.
Beberapa ilmuwan yang tergabung dalam konsorsium epidemiologi kanker kepala dan leher internasional menunjukkan hasil positif bagi orang yang mengonsumsi kopi dan teh secara rutin. Hal ini dikarenakan konsumsi secara rutin dapat menurunkan risiko kanker di area kepala.
Seseorang yang mengonsumsi kopi dan teh sebanyak tiga sampai empat gelas setiap hari secara rutin mampu menurunkan risiko kanker hipofaring hingga 41 persen. Sedangkan orang yang meminum empat gelas atau lebih dapat menurunkan risiko kanker kepala dan leher sebanyak 17 persen, kemudian 30% lebih rendah terkena kanker rongga mulut, dan 22 persen kanker orofaring.
Baca Juga:Makanan Alami Penghambat Sel Kanker Dari Buah Apel hingga Rempah Kayu ManisWaspada! Inilah 4 Masalah Kulit yang Bisa Menjadi Tanda Gejala Diabetes Sejak Dini
Para peneliti mengatakan hal ini berhubungan dengan dosis dari konsumsi empat cangkir atau lebih per hari dan penurunan risiko kanker kepala dan leher. Akan tetapi, seseorang yang meminum teh lebih dari satu gelas justru akan meningkatkan risiko kanker laring sebesar 38 persen.
Dr. Yuan-Chin Amy Lee, salah satu ilmuwan yang membahas studi ini, menjelaskan bahwa kebiasaan minum kopi dan teh untuk menurunkan risiko kanker cukup kompleks dan perlu penelitian lebih lanjut.
Kebiasaan sederhana seperti menyesap kopi atau teh di sela kesibukan ternyata menyimpan potensi kesehatan yang luar biasa bagi area kepala dan leher kita. Meskipun penelitian menunjukkan angka penurunan risiko yang signifikan, keseimbangan tetap menjadi kunci utama. Mengetahui batasan dosis yang tepat dan memahami respon tubuh terhadap asupan kafein adalah langkah bijak agar rutinitas harian ini tetap memberikan manfaat maksimal.
