Rupiah Melemah ke Level Rp17.386: Dampak Kebuntuan Negosiasi AS-Iran dan Sentimen Domestik

ilustrasi mata uang rupiah yang terus menurun akibat konflik
Rupiah Melemah ke Level Rp17.386 Dampak Kebuntuan Negosiasi AS-Iran dan Sentimen Domestik. Foto-Disway
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Mata uang Rupiah semakin melemah. Menurut analis mata uang Doo Financial, pelemahan mata uang Rupiah dikarenakan pembicaraan yang dilakukan Amerika Serikat dan Iran hanya menemukan jalan buntu.

Pergerakan nilai Rupiah menurun pada Senin pagi. Pergerakan yang melemah sebanyak 4 poin atau 0,02 persen terjadi hari ini, Senin (11/05/2026), di mana mata uang Rupiah menurun ke angka Rp17.386 per dolar Amerika Serikat dari level sebelumnya Rp17.382.

Amerika yang mengusulkan ajakan perdamaian kepada Iran ditolak mentah-mentah karena hal tersebut berarti menerima tuntutan yang berlebihan. Kantor berita Iran sebelumnya melaporkan bahwa respons Iran terhadap usulan Amerika Serikat difokuskan untuk mengakhiri perang dan tuntutannya untuk memastikan keamanan pelayaran di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Baca Juga:  Prediksi Napoli vs Bologna Serie A Pekan ke-36: Misi I Partenopei Kunci Tiket Liga ChampionsPrediksi Hasil Tottenham vs Leeds Pekan ke-36 Premier League Duel Sengit di Tengah Ancaman Degradasi

Amerika Serikat sangat ingin konflik ini berakhir, akan tetapi Iran menanggapi dengan menekankan agar Amerika Serikat membayar kerugian perang kepada Teheran. Usulan Iran untuk negosiasi lanjutan dengan AS, yang sudah disampaikan ke Washington, mencakup pencabutan sanksi, kontrol penuh Iran atas Selat Hormuz, dan pencairan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

Adapun sentimen dari domestik, investor menantikan data survei kepercayaan konsumen yang diperkirakan menurun dari 122,9 menjadi 122. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, Rupiah diprediksi berkisar Rp17.300 hingga Rp17.400 per dolar AS.

Pelemahan Rupiah yang terjadi saat ini menjadi cerminan betapa sensitifnya ekonomi domestik terhadap dinamika geopolitik di Timur Tengah. Kebuntuan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran tidak hanya memicu ketegangan keamanan, tetapi juga menciptakan riak ekonomi yang sampai ke tanah air.

0 Komentar